Mohon tunggu...
Hamdanul Fain
Hamdanul Fain Mohon Tunggu... Antropologi dan Biologi

Orang Lombok yang suka tinggal di daerah pinggiran hutan, dekat perbukitan, air terjun, persawahan dan pesisir.

Selanjutnya

Tutup

Tebar Hikmah Ramadan

Upgrade Soft Skill Kemanusiaan di Bulan Ramadan bersama ACT NTB

15 April 2021   21:58 Diperbarui: 15 April 2021   22:25 128 0 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Upgrade Soft Skill Kemanusiaan di Bulan Ramadan bersama ACT NTB
dok. ACT NTB

Ramadan datang setahun sekali silih berganti dan kita terlarut di dalamnya. Banyak target-target ditulis di awal bulan, namun pada akhirnya hanya sebagian kecil yang tercapai. Mulai dari frekuensi khatam quran, menambah hafalan, sampai membaca seabrek buku-buku religius. Sejatinya, ramadan menjadikan kita insan yang penuh dengan kepedulian kepada sesama. Sayangnya, setelah ramadan berlalu, kita hanya menjadi orang yang sama dengan sebelum ramadan tiba.


Rasa kemanusiaan rupanya soft skill yang Tuhan amanatkan di dalam ibadah puasa untuk senantiasa kita upgrade, tumbuhkan, kembangkan, percantik. Mengapa soft skill kemanusiaan? Di bulan ramadan, kita dilatih untuk merasakan lapar mulai subuh sampai magrib. Sesuatu yang lekat dirasakan kaum tidak berpunya, serba kekurangan. Membanting tulang hanya untuk sekadar mendapatkan uang untuk membeli beras dan lauk seadanya di hari yang sama.

Di bulan ramadan, selain melatih diri merasakan lapar dan dahaga, kita diwajibkan memberikan zakat fitrah berupa makanan pokok yang sesuai dengan adat budaya setempat. Volumenya sudah ditetapkan dalam syariat islam.

Selain itu, kita dianjurkan untuk meninggalkan kegiatan yang tidak bermanfaat, seperti membicarakan keburukan orang, menuruti emosi dan nafsu. Menjauhi kegiatan membicarakan orang, menandakan pesan kemanusiaan kepada kita, bahwa hidup rukun dan damai itu diawali dengan mengurangi membicarakan orang atau lebih sering diistilahkan dengan ghibah.

Kalau boleh disimpulkan, soft skill kemanusiaan, rupanya muara dari kegiatan berpuasa di bulan ramadan ini, terlebih di tengah pandemi covid-19. Soft skill yang perlu terus dilatih, diupgrade.

Banyak jalan untuk membantu dalam meningkatkan soft skill ini selama ramadan. Mengikuti kegiatan-kegiatan Aksi Cepat Tanggap (ACT) Nusa Tenggara Barat (NTB), dapat menjadi salah satu jembatannya. Salah satu cabang dari organisasi nirlaba besar ini mengadakan banyak program-program kemanusiaan, baik selama ramadan atau di bulan-bulan lainnya.

Baru-baru ini, ACT NTB melaksanakan kegiatan bagi-bagi makanan untuk berbuka puasa. Di halaman depan kantor yang berlokasi di jalan Sriwijaya, Kota Mataram, dibagikan sebanyak 100 paket untuk berbuka. Kegiatan membagikan makanan melibatkan Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) yang merupakan bagian dari ACT.

Hary Prima Ahmadi, bagian Program ACT NTB membeberkan bahwa selama ramadan ini, akan dibagikan 3000 paket berbuka puasa. Selain di kota Mataram, pembagian juga akan dilakukan di beberapa titik di kota dan kabupaten lainnya.

Juaini Pratama, selaku Kepala Cabang ACT NTB, sangat mengapresiasi kedermawanan para donatur yang berpartisipasi dalam menyukseskan penyelenggaraan bagi-bagi makanan untuk berbuka puasa. Ia dan timnya, membuka pintu selebar-lebarnya bagi donatur untuk mengasah soft skill kemanusiaan bersama ACT NTB.

Menurutnya, pembagian paket berbuka ini baru satu dari banyak program unggulan ACT di NTB. Program Kapal Ramadan yang merupakan pembagian paket pangan di pulau terluar juga akan dilaksanakan di bulan penuh berkah ini. Selain itu, ada juga belanja Yatim dan lansia untuk membahagiakan anak-anak yatim dan lansia menjelang idul fitri.

Sekelumit aksi yang dilakukan kawan-kawan ACT NTB dan MRI dirasakan dapat menjadi salah satu cara untuk mengupgrade soft skill kemanusiaan. Menutup tulisan singkat ini, saya berdoa semoga kita semua dapat menjadi insan yang bertumbuh rasa kemanusiaannya ketika keluar dari bulan ramadan ini.

VIDEO PILIHAN