Mohon tunggu...
Hamdanul Fain
Hamdanul Fain Mohon Tunggu... Anthropology & Biology Lovers

Anthropology & Biology lovers

Selanjutnya

Tutup

Karir Pilihan

Pilihlah Pekerjaan Berdasarkan Minat dan Bekerjalah Sambil Kuliah

1 September 2019   13:45 Diperbarui: 1 September 2019   14:00 0 1 0 Mohon Tunggu...
Pilihlah Pekerjaan Berdasarkan Minat dan Bekerjalah Sambil Kuliah
Sumber: kompas.com

Bekerja adalah satu bagian dari perjalanan hidup yang pasti kita lalui. Hampir sebagian besar waktu hidup dihabiskan untuk bekerja. Oleh karena itu, penting untuk memilih pekerjaan berdasarkan minat masing-masing. Selain itu, ada baiknya bekerja sambil kuliah.


Tulisan ringan ini saya persembahkan untuk adik-adik saya yang di masa mendatang atau bahkan saat ini segera akan memasuki dunia kerja. Meskipun begitu, penulis bukanlah ahli dalam hal manajemen atau pengembangan pribadi. Hanya ingin berbagi pengalaman dan pemikiran.

Memilih pekerjaan bukan hal sulit tapi juga tidak mudah. Tidak mudah karena biasanya lowongan yang tersedia sering kali tidak sesuai dengan jurusan kuliah atau minat. Ujung-ujungnya apa yang ada itulah yang dicoba meskipun hati berkata tidak. Bisa jadi karena malu menggangur atau butuh uang untuk biaya hidup.

Mencoba pekerjaan apapun yang ada memang membuat pengalaman menjadi beranekaragam dan dapur bisa ngebul. Akan tetapi jika tidak sesuai dengan minat dan kata hati justru menjadi penghambat perkembangan karir. Kita tentu tidak ingin disaat teman yang lain sudah menanjak jenjang karirnya, malah kita masih loncat dari pekerjaan satu ke pekerjaan lainnya.

Lebih baik tanyakan pada hati, apa minat dan bakat yang ada dalam diri dan sesuaikan dengan pekerjaan yang akan ditekuni untuk berkarir sampai hari tua nanti. Jika ada tawaran yang tidak sesuai dengan minat atau jurusan lebih baik jangan pernah mencoba.

Terkadang saya juga berjumpa dengan orang yang minatnya tidak sesuai dengan jurusan kuliah. Lebih baik pilih pekerjaan yang cocok dengan minat meskipun tidak sejalan dengan jurusan sewaktu di bangku sekolah atau kuliah. Jika perlu kuliah lagi di jurusan yang sesuai setelah mendapati pekerjaan itu.

Memilih pekerjaan juga bukan berarti melulu menunggu kesempatan. Jika ada ruang atau celah untuk melobi, lobi saja. Bisa magang dulu, bisa kontrak dulu. Melobi demi kebaikan perjalanan karir yang pas dengan minat itu tidak salah. Salah itu jika sudah melobi dan diterima malah tidak mau bekerja. Justru disinilah kesadaran itu. Sudah dibantu melobi dan dapat pekerjaan sesuai minat, harusnya menjadi penyemangat untuk terus berkarya.

Bekerja sesuai minat memberi manfaat untuk tetap tekun apapun yang terjadi. Membuat kita terus berkembang menggali potensi diri lebih dalam. Meningkatkan pengetahuan dan keahlian di bidang yang tiap harinya membuat kita semakin mencintainya dan terus mencintainya.

Satu lagi, bekerja sambil kuliah atau kuliah semberi bekerja. Ini menurut saya paling ampuh untuk meningkatkan kemampuan secara lengkap. Praktik dan teori meningkat seiring seirama.

Ada beberapa teman yang mengatakan bekerja itu lebih baik daripada kuliah. Bekerja itu lebih banyak memberikan ilmu dan pengalaman daripada kuliah.

Saya rasa teman yang berkata demikian ini lebih dikarenakan pekerjaannya tidak sesuai dengan jurusan kuliahnya. Jadi dia tidak menerapkan sama sekali ilmu yang didapat di bangku kuliahnya.

Tidak salah memang jika memiliki pendapat seperti itu. Sejauh yang saya bandingkan, bekerja sambil kuliah atau kuliah sambil bekerjalah yang membuat kita berkembang pesat. Tentunya jurusan kuliah haruslah sesuai dengan minat dan bakat, jangan lupa juga, jika memilih kuliah sambil kerja, pekerjaan sambilan harus yang sejalan dengan jurusan dan minat. Dengan begitu perjalanan karir dan pengetahuan terus berkembang hari ke hari berikutnya.

Dan sampailah di masa tua, kita sudah menjadi ahlinya.

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x