Mohon tunggu...
Hamdali Anton
Hamdali Anton Mohon Tunggu... English Teacher

Saya adalah seorang guru bahasa Inggris biasa di kota Samarinda, Kalimantan Timur. | Blog : http://bisnis-online-sukses.com/ || http://english-itu-fun.blogspot.com/ || Instagram Custom Case : https://www.instagram.com/salisagadget/ || http://fingerstyleguitar1.blogspot.com/

Selanjutnya

Tutup

Pemerintahan Pilihan

SDM Unggul, Indonesia Maju? Mudah-mudahan Bukan Slogan Kosong Belaka

17 Agustus 2019   22:01 Diperbarui: 17 Agustus 2019   22:06 0 16 3 Mohon Tunggu...
SDM Unggul, Indonesia Maju? Mudah-mudahan Bukan Slogan Kosong Belaka
Sumber Gambar : www.paradigmabintang.com 

Hari ini, Sabtu, 17 Agustus 2019, kita, rakyat Indonesia memperingati hari kemerdekaan Negara kita yang tercinta, Indonesia.

74 tahun sudah Indonesia merdeka.

Tentu saja, banyak harapan yang kita ingin capai di era baru ini, dimana setelah ini, tak lama, Jokowi akan memimpin Indonesia sebagai presiden untuk yang kedua kali.

Kalau pada periode pertama, beliau menitikberatkan fokus pada infrastruktur, maka kali ini, sudut pandang ke depan berbeda.

Visi dan Misi kali ini, di periode kedua, 2019 - 2024, ditekankan pada pembangunan sumber daya manusia (SDM).

Pembangunan SDM yang seperti apa?

Bambang Brodjonegoro, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas menyebutkan bahwa ada empat projek utama yang terdapat dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) tahun 2020-2024

"Ada empat projek utama, pertama, percepatan penurunan kematian ibu dan stunting. Kedua, pengembangan pendidikan dan pelatihan vokasi untuk industri 4.0. Ketiga, pembangunan Science Technopark. Keempat, digitalisasi dan integrasi bantuan sosial," ujar Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro di Jakarta, Rabu (14/8/2019).

Tujuannya, dalam lima tahun, kita harus menciptakan manusia unggul yang bisa membawa Indonesia menjadi negara maju di 2024.

Tentu saja, ini layak kita dukung bersama sebagai bangsa yang besar. Dengan begitu, sematan 'negara berkembang' tidak lagi berkumandang. Diharapkan tidak ada lagi pihak lain yang memandang remeh kita sebagai bangsa yang rendah kompetensinya. 

Tak Semudah dalam Realita

Mimpi boleh tinggi. Rencana boleh manis. Namun terkadang atau malah kebanyakan, tidak indah dalam pelaksanaan. Realita tidak berbanding lurus dengan visi dan misi yang digariskan.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
VIDEO PILIHAN