Mohon tunggu...
Hamdali Anton
Hamdali Anton Mohon Tunggu... English Teacher

Saya adalah seorang guru bahasa Inggris biasa di kota Samarinda, Kalimantan Timur. | Website : http://pintar-bahasa-inggris.com || http://fingerstyleguitar1.blogspot.com/?m=1

Selanjutnya

Tutup

Karir Artikel Utama

Apakah Ada Hubungan antara Status Mahasiswa Kupu-kupu dan Karier di Masa Depan?

13 Juni 2019   02:33 Diperbarui: 13 Juni 2019   19:30 0 28 4 Mohon Tunggu...
Apakah Ada Hubungan antara Status Mahasiswa Kupu-kupu dan Karier di Masa Depan?
Ilustrasi mahasiswa (Sumber Gambar: hastagcampuscom.files.wordpress.com)

"Baru lulus PNS, langsung jadi guru. Mana ada pengalaman!"

Komentar sinis dari salah seorang konco, sebut saja Tedi, ada benarnya, tapi ada juga tidak benarnya. 

Kenapa? 

Kalau si guru baru yang masih fresh graduate tak pernah mengajar di esde sebelumnya, tentu saja, perlu adaptasi terlebih dahulu. 

Dan itu butuh waktu yang tidak sebentar. 

Menurut pengalaman saya, butuh waktu paling tidak satu, dua, atau tiga tahun, untuk menguasai "medan pertempuran".

Tapi kalau sebelumnya dia sudah punya pengalaman mengajar, tentu tidak akan menimbulkan masalah baginya.

Berbeda dengan guru honorer, yang biasanya ditanya oleh kepala sekolah negeri maupun swasta sebelum diterima, khususnya yang menyangkut pengalaman mengajar yang dipunyai; kalau aparatur sipil negara atau asn yang baru lulus, biasanya cuma lulus tes tertulis atau kalau sekarang tesnya menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT).

Tidak diketahui apakah punya kompetensi mengajar atau tidak. 

Itu sepengetahuan saya ya. Koreksi saya jika saya keliru tentang itu ^_^. 

Namun memang pengalaman yang menjadi dilema. 

Kecenderungan lulus tes tertulis, tapi tidak punya kemampuan, tidak ada pengalaman mengajar sama sekali. 

Jangan cuma belajar, jangan cuma jadi kutu buku doang

Mumpung masih muda, carilah pengalaman sebanyak-banyaknya.

"Tapi orangtua saya ingin saya fokus kuliah. Jangan disambi sama kerja, atau kegiatan kemahasiswaan. Nanti kuliah terbengkalai."

Ini pernah diungkapkan oleh salah satu mantan murid saya, sebut saja Donna, yang hanya jadi mahasiswi kupu-kupu, yaitu singkatan dari kuliah-pulang-kuliah-pulang.

Memang ada enaknya kalau fokus. Cuma kuliah. Tidak dipusingkan dengan kerjaan. 

Namun nanti kalau sudah jadi sarjana, tidak langsung lulus ujian PNS. Itu pun kalau ada penerimaan. Kalau di perusahaan? Berbagai perusahaan pasti menginginkan calon pegawai yang sudah berpengalaman, minimal 3 tahun, sesuai jabatan yang tersedia.

Lalu bagaimana kalau begitu?

Yah, kalau menurut saya, carilah pengalaman sebanyak-banyaknya, jangan hanya jadi mahasiswa atau mahasiswi kupu-kupu, karena sekarang ini sudah terlalu banyak sarjana yang tidak siap kerja, karena di perkuliahan, terlalu banyak teori, praktek malah sangat kurang, sehingga mereka tidak siap dalam bekerja di lapangan kerja yang sebenarnya (saya pernah menulis artikel tentang guru bahasa inggris yang nilainya tinggi, tapi ternyata jeblok waktu dihadapkan dengan ujian mengajar. Anda bisa membacanya di sini).

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
  6. 6