Hamdali Anton
Hamdali Anton Guru

Saya adalah seorang guru bahasa Inggris biasa di kota Samarinda, Kalimantan Timur. | Website : http://pintar-bahasa-inggris.com || http://fingerstyleguitar1.blogspot.com/?m=1

Selanjutnya

Tutup

Gayahidup Pilihan

Menulis, Memang Butuh Perjuangan untuk Menguasainya

26 April 2019   09:14 Diperbarui: 26 April 2019   09:38 233 23 14
Menulis, Memang Butuh Perjuangan untuk Menguasainya
Sumber Gambar : www.wanderlust.co.uk

Semua keahlian membutuhkan waktu, proses untuk menguasai. Bermain gitar sebagai contoh. Terkadang saya merasa bahwa bermain gitar tidak memberikan manfaat finansial untuk saya, namun saya tetap berusaha untuk berlatih, karena, selain saya memang suka main gitar, juga karena saya melayani pekerjaan Tuhan di komunitas sel gereja saya sebagai pemain musik, dalam hal ini pemain gitar.

Permainan gitar saya memang masih jauh dari oke. Masih terus belajar ^_^.

Begitu pula dengan menulis. Saya suka menulis, karena menulis bisa dilakukan kapan saja dan dimana saja. Kalau dulu saya suka membawa buku-buku kecil yang saya buat sendiri dari kertas HVS Folio, dan menulis kapan saja dan dimana saja, sampai-sampai beberapa teman saya menganggap saya aneh, namun saya tidak peduli. Karena memang saya ingin menjadi penulis. 

Beberapa buku kecil yang tersisa ^_^ - dokpri
Beberapa buku kecil yang tersisa ^_^ - dokpri

Sekarang saya lebih banyak menulis menggunakan laptop dan hape, terutama hape, karena dengan hape, saya lebih mudah menulis kapan saja dan dimana saja, bahkan di saat sedang berbaring di tempat tidur sekalipun. 

Terkadang, ada rasa jenuh dalam menulis. Memang wajar kalau itu muncul dalam benak, karena menulis identik dengan kesendirian. Saya perlu konsentrasi saat menulis. Di kondisi bising atau dalam keramaian, susah bagi saya untuk menuangkan isi pikiran. Namun saya belajar menulis di tempat-tempat umum, seperti pusat perbelanjaan, menggunakan waktu secara produktif. Sayang kalau waktu dibuang percuma ^_^.

Apalagi ada pekerjaan utama yang bisa dikatakan tidak ada sangkut pautnya dengan tulis menulis secara langsung. Saya mengatakan begitu, karena mengajar bahasa Inggris tentu saja tidak menjurus langsung pada menulis. Berbeda dengan profesi jurnalis, novelis atau cerpenis, yang memang sangat gamblang dengan dunia tulis menulis. 

Saya tetap menulis, baik itu artikel, esai, puisi (ini yang paling banyak ^_^), cerpen, dan lain-lain. 

Saya tetap menulis karena ada 3 alasan yang mendasari.

Pertama, menyampaikan pendapat ke dunia. 

Orang tidak akan tahu pendapat saya, kalau saya tak pernah menyampaikannya. Dengan adanya teknologi informasi yang berkembang pesat saat ini, menyampaikan pesan bisa lewat berbagai cara. 

Ada yang menyampaikan lewat video yang diunggah ke youtube (Gara-gara saya mengunggah permainan gitar saya ke youtube, banyak teman SMP saya jadi tahu kalau saya bisa main gitar klasik. Untungnya, saya tidak sempat tampil gitaran di reuni bulan Februari barusan karena sudah terlalu malam untuk show ^_^).

Ada yang menyampaikan dalam bentuk rekaman suara di podcast (Saya juga akan mencoba cara ini. Tunggu tanggal mainnya ^_^).

Ada yang menyampaikan lewat tulisan di blog atau media sosial. Cara ini yang bagi saya menyenangkan, karena selain fleksibilitas menulis, juga tak perlu peralatan mahal untuk menulis. Dengan hape, saya pun bisa langsung menulis. Berbeda waktu membuat video untuk youtube. Banyak peralatan yang harus saya persiapkan, dan situasi yang harus diatur sedemikian rupa, sehingga pas sewaktu rekaman. Belum lagi, proses peng-edit-an yang rumit. 

Dengan hape, saya tinggal menulis, dan setelah tulisan selesai, saya membaca ulang sekitar tiga sampai empat kali atau lebih, untuk mencari kesalahan ketik (typo) atau sekiranya ada kata-kata yang harus dihapus, dan mengganti dengan kata-kata yang lebih tepat. 

Setelah selesai revisi, baru ditayangkan di blog, misalnya di Kompasiana (very recommended ^_^).

Menjadi hal yang menyenangkan, waktu artikel yang ditulis mendapat apresiasi. Banyak orang merasa mendapat manfaat dari artikel yang ditulis, bagi saya, adalah penghargaan yang tak terkira. Ternyata pendapat, buah pikiran saya berguna. Seandainya saya tidak menuangkan dalam bentuk tulisan dan menayangkan di blog, dunia tidak akan tahu isi pikiran saya.

Bagaimana dengan Anda? Anda tidak atau belum menuliskan gagasan Anda dan menayangkan di blog? Segeralah menulis dan menayangkan. Siapa tahu bisa bermanfaat dan menginspirasi banyak orang ^_^

Kedua, belajar mengutarakan ide secara jelas. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3