Mohon tunggu...
Hakam Nurwahdi
Hakam Nurwahdi Mohon Tunggu... Seniman - Masih mahasiswa

Manusia biasa yang suka tidur di pagi hari

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Sabana Terbakar

23 September 2021   18:50 Diperbarui: 23 September 2021   18:57 58 4 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Sabana Terbakar
Puisi. Sumber ilustrasi: PEXELS/icon0.com

Sabana waktu terbakar, tiada ilalang
tiada angin sepoi nan jiwa yang tenang,
sabana saat ini adalah kekosongan
tanah gersang panas tiada awan
yang membayang.

Aku tengok sabana lain, apakah ?
sabana semua sama, apakah?
nasib memang merata, apa ?
cuma satu sabana di dunia ini
yang sedang terluka

Sabana lain hijau diwarnai rerumputan,
diramaikan suara hewan-hewan
siulan-siulan awan yang menghembuskan
sisa napasnya pada kita.

Aaaa sabana aku ingin jadi pohon cemara
dan segera menjadi bagian dari sabana ini

Ku tengok dalam diriku, aku lupa
bahwa aku adalah sabana yang terbakar itu
aku malu pada nasib, pada kegagalan  
hingga aku kiaskan aku pada sabana.
Aku tak pantas menjadi cemara,

aku adalah serangga yang mati
di tengah kebakaran sabana

Mohon tunggu...
Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x
LAPORKAN KONTEN
Alasan