Mohon tunggu...
Ahmad Syaihu
Ahmad Syaihu Mohon Tunggu... Guru - Guru di MTsN 4 Kota Surabaya sejak tahun 2001
Akun Diblokir

Akun ini diblokir karena melanggar Syarat dan Ketentuan Kompasiana.
Untuk informasi lebih lanjut Anda dapat menghubungi kami melalui fitur bantuan.

Suka membaca dan menulis apa saja untuk dibagikan kepada orang lain dengan harapan bisa memahami dan mengerti kalau mau menerapkan apa yang ditulis

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Melepasmu yang Patah Begitu Berat

2 November 2022   20:51 Diperbarui: 2 November 2022   21:09 151
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Puisi. Sumber ilustrasi: PEXELS/icon0.com

Malam ini hati terasa menderu

Di kesunyian lantunan perihku terdengar pilu

Melepas rasa yang bersemayam di kalbu

Kuat mengikat dan berakar rindu

Sajak kerinduan terdengar syahdu

Mengalun riuh di antara gelap malam yang galau

Dan akhirnya dengan kidung kepedihan harus ikhlas kulepaskan

Seperti tetesan hujan yang jatuh ke bumi

Meresap ke tanah walaupun ada sedikit genangan yang tersisa

Atau seperti daun daun kering yang berguguran

Walau ranting menahan kepedihan karena di tinggal sendirian

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun