Mohon tunggu...
Hadi Santoso
Hadi Santoso Mohon Tunggu... Penulis - Penulis. Jurnalis.

Pernah sewindu bekerja di 'pabrik koran'. The Headliners Kompasiana 2019, 2020, dan 2021. Nominee 'Best in Specific Interest' Kompasianival 2018. Saya bisa dihubungi di email : omahdarjo@gmail.com.

Selanjutnya

Tutup

Bola Artikel Utama

Pesona Wajah-wajah Baru Italia, Sempat Demam Panggung Lantas "Meledak"

12 Juni 2021   09:34 Diperbarui: 13 Juni 2021   01:41 1777
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Lorenzo Insigne (melompat) merayakan golnya saat Italia kalahkan Turki pada laga pembuka Euro 2020 di Stadion Olimpico, Sabtu (12/6/2021) dini hari WIB.| Sumber: AFP/ FILIPPO MONTEFORTE via Kompas.com

Pujian juga dialamatkan kepada Nicolo Barella. Pemain tengah dari Inter Milan ini mampu mendominasi lini tengah. Gelandang terbaik Liga Serie A Italia 2020/21 juga berhasil mematikan kreativitas playmaker Turki, Hakan Calhanoglu.

Meski, pujian juga perlu ditujukan kepada dua bek tengah senior Italia, Chiellini (36 tahun) dan Bonucci (34 tahun). Kolaborasi bek bapak-bapak ini membuat penyerang Turki, Burak Yilmaz terisolasi dan minim mendapatkan peluang.

Wembley Masih Jauh

Sosok yang paling senang dengan kemenangan itu tentu saja Roberto Mancini. Diprediksi bakal kesulitan meladeni Turki yang dianggap sebagai calon "kuda hitam", anak asuh Mancini ternyata tampil nyaris sempurna.

"Tentu saja saya senang. Tim bermain bagus. Meski, kami sempat kesulitan di babak pertama," ujar Mancini dalam wawancara dengan Rai Sport.

Mancini juga memberikan apresiasi kepada tifosi Italia yang datang ke stadion untuk memberikan dukungan kepada skuad La Nazionale. "Kehadiran mereka memotivasi kami," kata dia.

Start manis membuat Italia kini disebut-sebut sebagai tim favorit juara. Meski, sebelum turnamen dimulai pun, Italia masuk dalam daftar unggulan.

Namun, Mancini mengingatkan anak asuhnya untuk tidak cepat puas. Bahwa, ini baru pertandingan pertama. Dia hanya berharap timnya bisa tampil konsisten.

Karenanya, ketika ditanya wartawan perihal apakah timnya bisa tampil di Wembley (venue final Euro 2020), Mancini hanya menjawab santai.

"Wembley? Perjalanan masih panjang. Masih ada enam pertandingan untuk menuju ke sana," sebut Mancini.

Di pertandingan kedua, Italia akan menghadapi Swiss di Roma pada 16 Juni mendatang. Sebelumnya, Sabtu (12/6) malam nanti, Swiss akan menghadapi Wales.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Mohon tunggu...

Lihat Konten Bola Selengkapnya
Lihat Bola Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun