Mohon tunggu...
Hadi Santoso
Hadi Santoso Mohon Tunggu... Penulis - Penulis. Jurnalis.

Pernah sewindu bekerja di 'pabrik koran'. The Headliners Kompasiana 2019, 2020, dan 2021. Nominee 'Best in Specific Interest' Kompasianival 2018. Saya bisa dihubungi di email : omahdarjo@gmail.com.

Selanjutnya

Tutup

Bola Pilihan

Liverpool yang Sering"Hilang Akal" Kala Melawan Tim Papan Bawah

28 Desember 2020   08:13 Diperbarui: 28 Desember 2020   08:28 187
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Pemain Liverpool, Fabinho (kanan) menyaksikan pemain West Bromwich Albion (WBA) menyundul bola yang akhirnya menjadi gol penyama. Liverpool tampil loyo sehingga ditahan WBA 1-1 di Anfield, Minggu (27/12) malam/Foto: www.expressandstar.com/

Akun Instagram Sky Sports--salah satu media di Inggris yang fokus mengulas sepak bola, utamanya Premier League--pada dua hari lalu memposting postingan menarik.

Bahwa, sejak tahun 2009, sembilan dari 11 tim yang memuncaki klasemen Liga Inggris saat periode Natal, akhirnya melenggang jadi juara di akhir musim. Liverpool menjadi tim yang terakhir kali melakukannya pada musim 2019/20 lalu.

Seperti sebuah kisah yang berulang, Liverpool kembali berada di puncak klasemen pada masa Natal tahun ini. Mungkinkah itu pertanda Liverpool akan bisa kembali juara (back to back) Liga Inggris di musim 2020/21?

Sepertinya, masih terlalu pagi bila mengira Liverpool bakal kembali juara Liga Inggris dengan mulus seperti musim lalu. Sebab, penampilan Liverpool di musim ini berbeda dari musim 2019/20 lalu.

Kita masih ingat, di musim lalu, Liverpool konsisten tancap gas (terus menang) sejak awal musim sehingga meninggalkan para pesaingnya dengan jarak poin cukup jauh.

Andai saja tidak ada wabah virus yang membuat Premier League dihentikan selama lebih dari tiga bulan, Liverpool akan tercatat dalam sejarah sebagai tim yang paling cepat memenangi gelar Liga Inggris.

Lha wong kala itu mereka bisa saja juara di bulan Maret. Atau paling tidak di awal April. Selama ini, mayoritas tim memastikan juara Liga Inggris di bulan Mei.

Namun, musim ini, penampilan Liverpool terlihat labil. Angin-anginan. Mereka kadang tampil seperti tim super. Contohnya saat pekan lalu mengalahkan tuan rumah Crystal Palace, 7-0.

Tapi, di pekan lainnya, mereka tampil seolah tim yang sedang bermasalah menunggak gaji para pemainnya sehingga mereka kurang bersemangat ketika turun ke lapangan.

Diunggulkan Menang, Liverpool Ditahan WBA di Anfield

Gambaran seperti itulah yang terjadi ketika Liverpool meraih hasil minimalis, bermain 1-1 saat menjamu West Bromwich Albion (WBA) di Anfield, Minggu (27/12) malam.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Bola Selengkapnya
Lihat Bola Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun