Mohon tunggu...
Hadi Santoso
Hadi Santoso Mohon Tunggu... Tukang Nulis

Pemungut kisah dari lapangan. Pernah bekerja di "pabrik koran". Nominasi kategori 'Best in Specific Interest' Kompasianival 2018. Saya bisa dihubungi di email : omahdarjo@gmail.com.

Selanjutnya

Tutup

Bulutangkis Artikel Utama

Kiprah Hebat Tim Indonesia di Kejuaraan Bulutangkis Asia Junior 2019

23 Juli 2019   08:36 Diperbarui: 23 Juli 2019   12:30 0 7 1 Mohon Tunggu...
Kiprah Hebat Tim Indonesia di Kejuaraan Bulutangkis Asia Junior 2019
Pasangan ganda campuran juara dunia junior 2018, Leo Rolly/Indah Cahya, jadi andalan Indonesia di ajang Badminton Asia Junior Championship 2019/Foto: badmintonindonesia.org

Juli menjadi periode sibuk bagi pebulutangkis-pebulutangkis Indonesia. Mulai pekan lalu, tidak hanya mereka yang merupakan pemain senior, pemain junior juga berpeluh keringat di lapangan.

Bila pemain senior tampil beruntun di Indonesia Open 2019 dan Rusia Open Super 100 berlanjut di Japan Open mulai hari ini, para juniornya tampil di kejuaran beregu Asia junior 2019. Bukan atas nama pribadi, tetapi tim Indonesia.

Ya, mulai Sabtu (20/7) lalu, pebulutangkis-pebulutangkis masa depan Indonesia, tampil membela merah putih di ajang Badminton Asia Junior Championship alias kejuaraan Asia junior yang digelar di Suzhou, Tiongkok.

Indonesia datang ke Tiongkok dengan pemain-pemain junior terbaik. Seperti pasangan ganda campuran juara dunia junior 2018, Leo Rolly Carnando/Indah Cahya Sari Jamil. Leo juga bermain dobel di ganda putra bersama Daniel Martin. Juni lalu, Leo/Daniel tampil sebagai juara Malaysia Internasional Series 2019.

Lalu di ganda putri ada pasangan, Nita Violina Marwah/Putri Syaikah yang telah teruji di beberapa turnamen itnernasional dengan sudah meraih tiga gelar. Sementara di sektor tunggal, ada Bobby Setiabudi dan Putri  Kusuma Wardani. Merekalah andalan Indonesia.

Tim junior Indonesia mengawali perjuangan di Badminton Asia Junior Championship 2019 dengan hasil genilang. Di babak penyisihan Grup A, Sabtu (20/7), tim Indonesia mengalahkan Malaysia 5-0. Kecuali Bobby yang menang rubber game, keempat pemain lainnya mampu menang straight game.  

Di pertandingan kedua, Minggu (7/7), tim Indonesia kembali tampil hebat. Mereka menang 4-1 atas Jepang. Hanya sektor ganda putri yang kehilangan poin di pertandingan keempat. Setelah berjuang selama 1 jam 7 menit, Nita/Putri akhirnya kalah rubber game. Kekalahan ganda putri dibalas tuntas oleh sektor ganda campuran di laga terakhir. Leo/Indah menang telak 21-17, 21-14 atas Tsubasa Kawamura/Hinata Suzuki selama 26 menit.

Senin (22/7) kemarin, pemain-pemain muda Indonesia ini bahkan harus tampil dua kali dalam sehari. Pertama menghadapi tim India di perempat final. Hasilnya, Indonesia menang 3-0 lewat kemenangan Leo/Indah di pertandingan pertama, lalu Bobby Setiabudi di laga kedua dan Putri Kusuma menentukan kemenangan Indonesia atas India.

Beberapa jam kemudian, tim Indonesia kembali berjibaku di lapangan, menghadapi tim junior Korea Selatan pada babak semifinal. Di fase inilah, Indonesia baru menghadapi perlawanan ketat.

Dikutip dari bwftournamentsotware.com, Leo/Indah yang menjadi andalan untuk mendapatkan poin, berhasil memenangi pertandingan pertama, 1-0 untuk Indonesia. Namun, di game kedua, Korea menyamakan skor 1-1 setelah tunggal putra mereke, Hyeon Seung Park mengalahkan Christian Adinata lewat rubber game ketat, 21-18, 17-21, 22-20. Di dua game berikutnya, Indonesia meriah kemenangan beruntun lewat tunggal putri dan ganda putri Putri Kusuma Wardani dan Nita Violina/Putri Syaikah untuk memastikan kemenangan 4-1 dan lolos ke final. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3