Hadi Santoso
Hadi Santoso menulis dan mengakrabi sepak bola

Menulis untuk berbagi kabar baik. Saya bisa dihubungi di email : omahdarjo@gmail.com.

Selanjutnya

Tutup

Bulutangkis Pilihan

Kejuaraan Dunia 2018 Dimulai, Indonesia Menunggu Lahirnya Juara Dunia Baru

30 Juli 2018   13:33 Diperbarui: 30 Juli 2018   13:47 393 1 1
Kejuaraan Dunia 2018 Dimulai, Indonesia Menunggu Lahirnya Juara Dunia Baru
Ganda putra Indonesia, Marcu Gideon/Kevin Sanjaya diharapkan tampil dalam form terbaik di Kejuaraan Dunia 2018 di Tiongkok/Foto: bwfbadminton.com

Mulai hari ini, Senin (30/7/2018), turnamen bulutangkis perorangan level tertinggi (grade 1), BWF World Championship 2018 alias Kejuaraan Dunia 2018 digelar di Nanjing, Tiongkok. Pebulutangkis-pebulutangkis top dunia akan tampil di turnamen tahunan ini. Termasuk pemain-pemain top dari Indonesia.

Indonesia mengirimkan pemain-pemain terbaiknya di kejuaraan Dunia 2018. Kecuali ganda campuran senior, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir yang difokuskan tampil di Asian Games serta ganda putra senior Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan, hampir semua pemain terbaik Indonesia akan tampil di Nanjing. Total, ada 17 pemain Indonesia yang tampil di lima nomor.

Ke-17 pemain Indonesia itu yakni tiga pemain tunggal putra (Anthony Sinisuka Ginting, Jonatan Christie, dan Tommy Sugiarto), lalu dua tunggal putri (Fitriani dan Gregoria Mariska Tunjung). Di nomor ganda putra ada empat pasangan, yakni Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, Berry Angriawan/Hardianto, dan Wahyu Nayaka Arya Pankaryanira/Ade Yusuf Santoso.

Lalu empat pasangan ganda putri, Greysia Polii/Apriyani Rahayu, Della Destiara Haris/Rizki Amelia Pradipta, Anggia Shitta Awanda/Ni Ketut Mahadewi Istarani, dan Siti Fadia Silva Ramadhanti/Agatha Imanuela). Serta, serta empat pasangan ganda campuran: Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja, Praveen Jordan/Melati Daeva Octavianti, Yantoni Edy Saputra/Marsheilla Gischa Islami, dan Ronald Alexander/Annisa Saufika.

Dari 17 pemain Indonesia tersebut, sebanyak lima pemain akan tampil di round 1  hari pertama yang dimainkan di Nanjing Youth Olympic Games Sport Park Arena, Senin (30/7/2018). Kelima pemain tersebut yakni dua tunggal putri, Fitriani dan Gregoria Mariska, satu pasangan ganda putra, Wahyu Nayaka/Ade Yusuf. Serta dua pasangan ganda campuran, Yantoni/Marsheilla Gischa dan Ronald/Annisa Saufika.

Wahyu/Ade akan bertemu ganda Thailand, Kittinupong Kedren/Dechapol Puavaranukroh. Gregoria Mariska akan bertemu tunggal putri terbaik Skotlandia, Kirsty Gilmour dan Fitriani bertemu pemain Bulgaria, Linda Zetchiri. Sementara Dua wakil ganda campuran akan berhadapan dengan ganda Perancis. Yantoni/Gischa ditunggu Thom Gicquel/Delphine Delrue, sementara Ronald/Annisa akan bertemu Bastian Kersaudy/Lea Palermo.

11 Pemain Indonesia Masuk Daftar Unggulan

Menariknya, beberapa pemain-pemain Indonesia yang tampil di Kejuaraan Dunia 2018 akan diperhitungkan oleh calon lawan-lawan mereka. Sebab, mayoritas pemain Indonesia masuk daftar unggulan. Ada 11 pemain Indonesia yang masuk dalam daftar unggulan. Sekadar informasi, dari lima nomor yang dipertandingkan, masing-masing nomor memiliki 16 pemain yang masuk unggulan.

Di tunggal putra, tiga pemain Indonesia yang masuk daftar seeded ada Anthony Ginting (unggulan 12), Jonatan Christie (unggulan 13) dan Tommy (unggulan 15). Di ganda putra, ada Marcus Gideon/Kevin Sanjaya (unggulan 1), Fajar Alfian/Rian Ardianto (unggulan 9), Berry Angriawan/Hardianto (unggulan 15).

Kemudian di ganda putri, ada Greysia Polii/Apriani Rahayu (unggulan 5), Della/Rizki (unggulan 8) serta Anggia/Ni Ketut (unggulan 14). Dan di ganda campuran, Hafiz/Gloria jadi unggulan 12 serta Praveen Jordan/Melati jadi unggulan 13. Mereka akan berjuang menjadi yang terbaik.

Tunggal putra Indonesia, Anthony Ginting, jadi unggulan di Kejuaraan Dunia 2018/Foto: Sportku.com
Tunggal putra Indonesia, Anthony Ginting, jadi unggulan di Kejuaraan Dunia 2018/Foto: Sportku.com
Kepada pemain-pemain inilah, Indonesia menunggu lahirnya juara dunia baru di Kejuaraan Dunia 2018. Dengan tidak tampilnya ganda campuran senior, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir serta ganda putra senior, Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan, berarti tidak ada pemain Indonesia berpredikat juara dunia yang tampil di Kejuaraan Dunia 2018.

Sejak tahun 2009, hanya dua pasangan ini, pemain Indonesia yang masih aktif bermain dan berstatus juara dunia. Tontowi/Liliyana merupakan juara dunia 2017.S ementara Hendra/Ahsan jadi juara dunia 2013 dan 2015.

PBSI Targetkan Satu Gelar

PBSI melalui Kabid Binpres, Susy Susanti menyampaikan bahwa PBSI menargetkan satu gelar dari Kejuaraan Dunia 2018. Gelar tersebut diharapkan datang dari nomor ganda putra yang diperkuat empat pemain.

Bila tampil dalam form terbaiknya, pasangan Marcus Gideon/Kevin Sanjaya yang menempati unggulan 1 ganda putra, akan sangat berpeluang besar tampil sebagai juara dunia 2018. Sebab, lawan-lawan yang bakal dihadapi bukanlah lawan asing. Semisal dua ganda Tiongkok, Liu Cheng/Zhang Nang dan Li Junhui/Liu Yuchen, ganda senior Denmark, Mathias Boe/Carsten Mogensen serta ganda Jepang, Takeshi Kamura/Keigo Sonoda.

Tak hanya di ganda putra, Indonesia juga menunggu penampilan hebat Greysia Polii/Apriyani Rahayu yang berangkat ke Nanjing dengan bekal bagus: juara Thailand Open 2018 degan mengalahkan ganda Jepang peraih medali emas Olimpiadei 2016, Ayaka Takahashi/Misaki Matsutomo.

Ganda putri Indonesia, Greysia Polii/Apriani Rahayu diharapkan bisa membuat kejutan/Foto: bola.com
Ganda putri Indonesia, Greysia Polii/Apriani Rahayu diharapkan bisa membuat kejutan/Foto: bola.com
Pun, di tunggal putra, trio tunggal putra Indonesia, Ginting, Jonatan dan Tommy, punya peluang untuk membuat kejutan. Kebetulan, dua pesaing besar, Lee Chong Wei dan Son Wan-ho mundur dari turnamen karena cedera. Seharusnya, dua pemain top dunia ini bisa menjadi lawan pemain Indonesia karena sama-sama berada di pool bawah dalam hasil drawing.

Semoga pemain-pemain Indonesia bisa tampil dalam kondisi dan form terbaiknya. Semoga harapan akan munculnya juara dunia baru dari Indonesia di tahun 2018 ini, bisa kesampaian. Semoga.