Mohon tunggu...
Gusti Maya Shafira Noor
Gusti Maya Shafira Noor Mohon Tunggu... Bismillah

Kamu terlalu jauh

Selanjutnya

Tutup

Bahasa

Resume Online

29 Oktober 2020   10:00 Diperbarui: 29 Oktober 2020   10:06 9 1 0 Mohon Tunggu...

RESUME MATA KULIAH BAHASA INDONESIA :
SEJARAH, KEDUDUKAN, DAN FUNGSI BAHASA INDONESIA
2330019114 Gusti Maya Shafira Noor

A.Sejarah Bahasa Indonesia

Rumpun bahasa adalah sekumpulan bahasa-bahasa yang mempunyai perintis yang sama yaitu bahasa purba dari rumpun tersebut. Seperti halnya rumpun biologis, bukti keterhubungan antara bahasa-bahasa serumpun dapat diamati dari karakteristik bahasa-bahasa tersebut. Sebuah rumpun bahasa yang dapat diidentifikasi dengan tepat adalah sebuah kesatuan filogenetis yang berarti bahwa semua dari anggota rumpun bahasa tersebut diturunkan dari sebuah perintis dan semua bahasa turunannya dimasukkan ke dalam rumpun tersebut. Sebagian besar bahasa-bahasa di bumi adalah anggota dari sebuah rumpun bahasa, tetapi ada juga bahasa-bahasa (seperti bahasa isolat yang keterhubungannya dengan bahasa lain tidak diketahui atau dipertentangkan).

Rumpun Bahasa Di Dunia yaitu Indogerman (Eropa), Semit Ibrani (Arab), Altai Turki (Jepang), Austronesia (Asia), Rumpun Bahasa di Astronesia  di bagi menjadi subrumpun Bahasa India, Bahasa Austronesia Timur (Ocenia), dan Bahasa Austronesia Barat (Nusantara). Bahasa Austronesia Timur (Ocenia) terdiri dari Bahasa Polinesia, Bahasa Melanesia, dan Bahasa Mikronesia. Bahasa Austronesia Barat (Nusantara) Terdiri dari Bahasa Formasa, Bahasa Tagalog, Bahasa Melayu, Bahasa Jawa, Bahasa Dayak, Bahasa Bali, dan lain-lain. Ada beberapa bukti adanya Bahasa Indonesia dari Melayu yaitu Prasasti di Kerajaan Sriwijaya dan zaman Kerajaan Malaka.

Ada beberapa peristiwa pertumbuhan Bahasa Indonesia peristiwa tersebut yaitu Ejaan van ophyusen 1901, Sumpah Pemuda pada tahun 1928, Lalu Kongres Bahasa Indonesia I di Solo Pada tahun 1938, peristiwa Peresmiaan Bahasa Indonesia sebagai Bahasa pemersatu 18 Agustus 1945, Ejaan Soewandi/ Repoeblik 1947, pada peristiwa Kongres Bahasa Indonesia II di Medanpada tahun 1954, dan ada beberapa rencana yang ejaan tidak sempat di sahkan oleh Pemerintah Indonesia rencana tersebut yaitu, Rencana ejaan Pembaharuan pada tahun 1956, Rencana Ejaan Melindo (Melayu Indonesia) pada tahun1961, Rencana ejaan Lembaga Bahasa Kesusatraan (LBK) pada tahun 1966, dan ejaan yang di sempurnakan pada 17 Agustus 1972.

Ejaan van ophuisjen (1901) yaitu Huruf yang berfungsi sebagai huruf i, seperti mula dengan ramai, juga digunakan untuk menulis huruf y seperti dalam Soerabaa. Huruf j untuk menuliskan kata-kata jang, pajah, sajang, dsb. Huruf oe untuk menuliskan kata-kata goeroe, itoe, oemoer, dsb. Tanda baca, seperti koma ain, untuk menuliskan kata-kata ma'moer, 'akal, ta', pa', dsb. Ejaan Republik/ Soewandi (1947) yaitu Huruf oe diganti dengan u pada kata-kata guru, itu, umur, dsb.Bunyi hamzah dan bunyi sentak ditulis dengan k pada kata-kata tak, pak, rakjat, dsb. Kata ulang boleh ditulis dengan angka 2 seperti pada kanak2, ber-jalan2, ke-barat2-an. Awalan di- dan kata depan di kedua-duanya ditulis serangkai dengan kata yang mendampinginya.

Ejaan melindo (Melayu Indonesia) yaitu Konsep ejaan ini dikenal pada akhir tahun 1959. Karena perkembangan politik selama tahun-tahun berikutnya, diurungkanlah peresmian ejaan ini. Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan (EYD) yaitu Ejaan ini diresmikan pemakaiannya pada tanggal 16 Agustus 1972 oleh Presiden Republik Indonesia. Peresmian itu berdasarkan Putusan Presiden No. 57, Tahun 1972.

B.Kedudukan Bahasa Indonesia
Hasil perumusan "Seminar Politik Bahasa Nasional" yang diselenggarakan di Jakarta pada tanggal 25-28 Februari 1975, antara lain menegaskan bahwa dalam kedudukannya sebagai bahasa nasional dan sebagai bahasa negara. Bahasa Indonesia sebagai Bahasa Nasional Berdasarkan Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928, Bahasa Indonesia sebagai pemersatu. Bahasa Indonesia sebagai Bahasa Negara berdasarkan UUD 1945 bab XV pasal 36 Bahasa Indonesia sebagai Bahasa resmi.

C.Fungsi Bahasa Indonesia
Fungsi Bahasa Indonesia sebagai Bahasa nasional berfungsi sebagai Lambang kebanggaan nasional, Lambang identitas nasional, Alat pemersatu suku bangsa, dan Alat perhubungan antarbudaya dan daerah. Sedangkan Bahasa Indonesia sebagai Bahasa negara berfungsi sebagai Bahasa kenegaraan, Bahasa pengantar pendidikan, Bahasa dalam perencanaan pembangunan, dan Bahasa pengembangan budaya dan iptek. Lalu bahasa merupakan suatu sistem atau bunyi ujaran sebagai alat komunikasi fungsi bahasa yaitu sebagai Transaksional, membawa informasi faktual (pesan) dan sebagai Interaksional, mengekspresikan relasi sosial dan sikap pribadi.

D.Ringkasan Sejarah, Kedudukan, dan Fungsi Indonesia

Beberapa peristiwa yang andil dalam pertumbuhan Bahasa Indonesia peristiwa tersebut meliputi peristiwa Ejaan van ophyusen 1901, Sumpah Pemuda pada tahun 1928, Lalu peristiwa  Kongres Bahasa Indonesia I di Solo Pada tahun 1938, peristiwa Peresmiaan Bahasa Indonesia sebagai Bahasa pemersatu 18 Agustus 1945, Ejaan Soewandi/ Repoeblik 1947, pada peristiwa Kongres Bahasa Indonesia II di Medanpada tahun 1954, dan ada beberapa rencana yang ejaan tidak sempat di sahkan oleh Pemerintah Indonesia rencana tersebut yaitu, Rencana ejaan Pembaharuan pada tahun 1956, Rencana Ejaan Melindo (Melayu Indonesia) pada tahun1961, Rencana ejaan Lembaga Bahasa Kesusatraan (LBK) pada tahun 1966, dan ejaan yang di sempurnakan pada 17 Agustus 1972

Untuk kedudukan Bahasa Indonesia berdasarkan Hasil perumusan "Seminar Politik Bahasa Nasional" yang diselenggarakan di Jakarta pada tanggal 25-28 Februari 1975, antara lain menegaskan bahwa dalam kedudukannya sebagai bahasa nasional dan sebagai bahasa negara. Bahasa Indonesia sebagai Bahasa Nasional Berdasarkan Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928, Bahasa Indonesia sebagai pemersatu. Bahasa Indonesia sebagai Bahasa Negara berdasarkan UUD 1945 bab XV pasal 36 Bahasa Indonesia sebagai Bahasa resmi.

Adapun beberapa fungsi Bahasa Indonesia sebagai Bahasa nasional berfungsi sebagai Lambang kebanggaan nasional, Lambang identitas nasional, Alat pemersatu suku bangsa, dan Alat perhubungan antarbudaya dan daerah. Sedangkan Bahasa Indonesia sebagai Bahasa negara berfungsi sebagai Bahasa kenegaraan, Bahasa pengantar pendidikan, Bahasa dalam perencanaan pembangunan, dan Bahasa pengembangan budaya dan iptek.


Wikipedia 1, 2
PPT Rudi Umar Susanto, M.Pd. BAHASA INDONESIA
SEJARAH, KEDUDUKAN DAN FUNGSI

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x