Mohon tunggu...
Gus Noy
Gus Noy Mohon Tunggu... Penganggur

Warga Balikpapan, Kaltim sejak 2009, asalnya Kampung Sri Pemandang Atas, Sungailiat, Bangka, Babel, dan belasan tahun tinggal di Yogyakarta (Pengok/Langensari, dan Babarsari).

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Puisi | 'Kan Kembali ke Sana

28 Juni 2019   00:42 Diperbarui: 28 Juni 2019   01:09 0 4 2 Mohon Tunggu...

Aku 'kan kembali ke sana
Tersebab terlalu batu di sini
Parit kota mengalirkan angin saja
Menderu-deru hingga bermuara batu

Di sana parit mengalirkan adukan semen pasir
Batu-batu bertumbuh pesat senantiasa
Orang-orang berebutan
Tetapi aku malah dipanggil-panggil kembali

Di sini kemarau selalu lebih panjang daripada parit
Karang-karang kering kerontang
Aku sudah lelah menunggu air
Katanya "su dekat"
Faktanya "sonde"
Apalah pula semen pasir 

Aku bertumbuh di atas batu
Kemarau hujan badai bergantian menyambangi
Orang-orang menolakku tersebab batu terhitung
Tiada serpihan pun terluput

Di sana aku menyatu dalam adukan semen pasir batu
Di sini hanya angin yang sering melinggis-linggisku

Aku 'kan kembali ke sana
Hanya hujan malam hari 'kan mengajakku ke sini

*******
Kupang, 26 Juni 2019

KONTEN MENARIK LAINNYA
x