Mohon tunggu...
Gunawan BP
Gunawan BP Mohon Tunggu... -

Bukan siapa-siapa. Hanya seorang pemuda yang berasal dari Desa Bumi Pajo, Kecamatan Donggo, Kabupaten Bima, NTB. Mencoba belajar dan berbagi melalui untaian kata dan kalimat.

Selanjutnya

Tutup

Humaniora Pilihan

Saling Menolong dalam Kebaikan

7 September 2017   00:11 Diperbarui: 7 September 2017   00:34 7500 0 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Humaniora. Sumber ilustrasi: PEXELS/San Fermin Pamplona

Hidup ini akan terasa indah manakala di antara sesama mau saling membantu dalam rangka meringankan beban satu sama lain. Di saat yang satu mengalami kesusahan, datang yang lain untuk menolong dan membantu. Di saat yang satu butuh bantuan, datang yang lain yang rela menolongnya. Sungguh indah bila hal ini selalu terjadi dalam lingkungan kehidupan kita.

Saling membantu atau menolong dalam kebaikan harus kita biasakan. Kebiasaan baik yang seperti ini tentu akan banyak manfaatnya, baik yang dirasakan oleh orang yang membantu tersebut maupun oleh yang dibantu. Tidak hanya di dunia manfaat yang dirasakan, insya Allah di alam akhirat juga akan kita dapatkan.

Bila ada orang lain yang meminta bantuan kepada kita, akan jauh lebih baik bila kita membantunya, tentu sesuai dengan kapasitas dan kemampuan kita. Namun, jika belum bisa atau belum mampu membantu maka tidak usah malu dan ragu untuk mengatakan kepada orang yang meminta bantuan tersebut.

Kebiasaan saling menolong antara sesama dalam hal kebaikan akan membuat hidup dan kehidupan kita semakin harmonis. Sebab, ada rasa peduli di antara sesama. Rasa peduli terhadap sesama inilah yang mampu merobohkan tembok permusuhan dan pertikaian. Sehingga akan tercipta rasa saling peduli dan memberi antarsesama, baik dalam suka maupun duka. Akhirnya, kerharmonisan, persaudaraan di antara sesama pun semakin terasa.

Semoga kita semua diberikan kemampuan oleh-Nya untuk saling membantu antara sesama, siapa pun yang membutuhkan pertolongan kita. Dan juga, semoga dimudahkan oleh-Nya setiap langkah kita dalam menuju kebaikan dan kebenaran.

 Wallahu a'lam.

Oleh: Gunawan

Mohon tunggu...

Lihat Konten Humaniora Selengkapnya
Lihat Humaniora Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
LAPORKAN KONTEN
Alasan