Mohon tunggu...
Guido
Guido Mohon Tunggu... 🌱

nulis sebulan sekali, bah!

Selanjutnya

Tutup

Gayahidup Pilihan

Kenapa Pelayan Warkop Saat Ini Cantik-cantik?

2 Maret 2021   22:12 Diperbarui: 2 Maret 2021   22:15 161 21 11 Mohon Tunggu...

Saat ini di Labuan Bajo, Flores, banyak sekali dijumpai warung kopi (warkop). Di setiap gang hampir ada. Dari yang ukurannya kecil, hingga yang besar.

Pemandangan ini seakan menjadi anti-thesis dengan wajah Labuan Bajo tempo doloe. Saya masih ingat, kira-kira 10 tahun lalu, jumlah warkop di Labuan Bajo hanya bisa dihitung dengan jari.

Dan hanya ada satu warkop yang biasanya buka 24 jam, yakni di Kampung Ujung. Itu saja.

Tak terasa memang, dan ya, perubahan itu adalah sebuah keniscayaan.

Lebih lanjut, menjamurnya warung-warung ini seakan sebagai penanda betapa tingginya penikmat kopi di Labuan Bajo. Suatu sisi, sebagai bentuk penegasan posisi kopi yang mampu menciptakan ruang-ruang sosial baru.

Menariknya, rata-rata warkop saat ini di Labuan Bajo pelayannya cantik-cantik dan enak dipandang mata. Ya, pelayannya kebanyakan ABG sih soalnya.

Budaya ngopi di warung saat ini sudah berubah. Warkop, sebagai ruang sosial, tidak lagi sekadar menawarkan kopi, tapi lebih dari itu, menjadi arena cuci mata.

Setidaknya, bagi lelaki normal, pasti tanpa tendeng aling lagi mendukung proposisi saya tersebut.

Terlepas dari apakah hal ini bagian dari strategi usaha si pemilik warung, tapi lagi-lagi, bagi lelaki normal hal ini pasti akan disambut dengan baik, tentu saja.

Saya pun misalnya, ketika sebelum pandemi merebak, biasanya doyan mengopi di warkop yang letaknya persis di sisi kanan gapura masuk gang. Kebetulan, pelayannya adalah gadis adiratna lagi imut.

Sampai di sini, tolong jangan ditanya kenapa saya doyan mengopi di sana(?)dan jangan pula bertanya seperti apa atmosfher/eskalasi/sensasi ketika menyeruput kopi di depan adiratna?

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x