Mohon tunggu...
Guido T
Guido T Mohon Tunggu... Orang Udik yang Bermukim di Desa

Petani Penpeng dan peminat Filsafat

Selanjutnya

Tutup

Keamanan Pilihan

Perilaku Banal Geng Bocah yang Sangat Meresahkan Masyarakat

20 Februari 2020   15:37 Diperbarui: 20 Februari 2020   21:24 216 7 4 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Perilaku Banal Geng Bocah yang Sangat Meresahkan Masyarakat
Kompas.com

Fenomena pembacokan brutal oleh geng bocah (dibawah umur) adalah perilaku kriminal

Beberapa hari yang lalu kita disuguhkan berita penangkapan geng bocah di Semarang yang membacok orang tanpa alasan. Entah apa yang memotivasi mereka bertindak bar-bar dan membabi buta.

Seperti yang dilansir dari Kompas.com, anak dibawah umur dengan jumlah belasan orang ini ternyata tergabung kedalam geng yang mereka namakan All Star Timuran. Polisi menerangkan bahwa, para tersangka ini sengaja jalan bergerombolan keliling kota mengendarai sepeda motor lantas mencari musuh secara acak.

Dalam aksinya itu, para bajingan cilik yang rata-rata berumuran 15 sampai 17 tahun ini, tak segan-segan membacok menggunakan senjata tajam hingga korban yang mereka anggap musuh luka berdarah-darah.

Terhitung sudah ada dua korban dari aksi brutal geng bocah ini. Yakni masing-masing berinisal E (16) dan Fatthul (21). Beruntung saja kedua korban pembacokan ini hanya sebatas koma, dan tidak sampai meregang nyawa.

Lantas apakah pelaku kriminal yang melibatkan bocah dibawah umur ini hanya di dibina saja tanpa diadili dan diproses hukum?

Seperti kita ketahui bahwa di Indonesia belum ada institusi dan atau lembaga Peradilan Anak sehingga dalam proses penentuan anak sebagai pelaku tindak pidana belum mengacu kepada KUHAP.

Berangkat dari hal inilah para penegak hukum sulit menjerat pelaku dibawah umur ini dengan pasal pidana. Tapi pada prinsipnya ialah hukum harus ditegakan tanpa memandang usia (umur), guna memberikan efek jera.

Karena seyogyanya tindakan kriminal dan brutal yang mereka lakukan sudah membahayakan dan sangat meresahkan masyarakat.

Dan bila mana hingga kini belum ada pasal dalam KUHAP yang bisa menjerat para pelaku kejahatan dibawah umur, saya sarankan agar penjarakan saja orang tuanya. Karena sudah terbukti lalai dan tidak bertanggungjawab dalam mendidik anaknya. Ya meski hukumannya sedikit ringan.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN