Mohon tunggu...
Reba Lomeh
Reba Lomeh Mohon Tunggu... Orang Udik yang Bermukim di Desa

Petani Penpeng dan peminat Filsafat

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Puisi | Wae Rebo

12 Februari 2020   00:14 Diperbarui: 12 Februari 2020   00:15 69 19 7 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Puisi | Wae Rebo
Kampung Wae Rebo, Manggarai| Dokumentasi Pribadi

kampung diatas awan, sakral nan suci
menyibak wajah liyan entitas Manggarai
aduhai, takjub mata memandang. disini surga bersemai

malam bercahayakan bulan dan bintang, dibawah alang-alang mendiang diri. damai meski tak terjamah moderenisasi, permisif meski udik

banyak jiwa menyambang, elok dipucuk mata. wah, so amazing! batinnya
sorotan kamera disetiap reksa, merekam depa demi depa, senyum sima disetiap garis-garis bibir

ramah penduduk menyambut, Kapu Naka Cai Meka. sederhana Ende agu Ema memberi hormat
kami orang Manggarai, disini kami berdikari hingga mati

(Wae Rebo, 17 Januari 2020)

_____

Kapu Naka Cai Meka : Menyambut tamu dengan hati riang

Ende agu Ema : Bapa dan Mama

VIDEO PILIHAN