Mohon tunggu...
Reba Lomeh
Reba Lomeh Mohon Tunggu... L☆buan Bajo

Setiap pohon yang baik memiliki akar yang kuat | Peminat Pertanian dan Filsafat

Selanjutnya

Tutup

Humor Pilihan

Humor | Begini Pesan Presiden Jokowi Kepada Saya...

12 Januari 2020   16:56 Diperbarui: 13 Januari 2020   04:44 131 10 6 Mohon Tunggu...
Humor | Begini Pesan Presiden Jokowi Kepada Saya...
Ilustrasi Presiden Jokowi | Riaumandiri.co

Semalam tepatnya, saya bermimpi ketemu yang terhormat Presiden Joko Widodo (Jokowi). Dalam mimpi saya yang berdurasi sebelas menit kurang itu, ada banyak petuah yang beliau sampaikan kepada saya.

Sebelum saya masuk kepesan beliau, saya ingin berkisah sedikit tentang mimpi jungkir balik saya itu. Sedikit aneh sebenarnya sih, saya juga bingung kok bisa-bisanya saya membawa-bawa beliau kedalam alam mimpi. Aneh bin ajaib.

Perlu digaris bawahi juga bahwa, saya ini bukan paranormal, ahli nujum atau sekaliber mahluk Tuhan yang punya kekuatan ghaib. Tidak ya. Saya adalah apa yang ada didalam pikiran anda saat ini.

Pun entah bagaimana alam bawah sadar, fantasi dan insting saya bekerja. Bahkan sebelum rebahan diranjang, saya sama sekali tidak berencana memimpikan beliau. Entahlah, mohon maaf sebelumnya bapak Presiden, bila saya sedikit lancang.

Lebih lanjut, saya juga tidak bisa memastikan secara spesifik dimana lokasi pertemuan kami semalam, dalam konteks apa, dan apa kira-kira substansi dasarnya. Satu yang saya ingat pasti beliau mengenakan kemeja putih dan bercelana hitam. 

Karena mimpi tersebut pula, saya masih bingung--linglung hingga kini. "Kok bisa ya?", Batin saya dalam keheningan diri.

Tapi pada suatu sisi saya sangat senang berapi-api lantaran bisa bertemu bapak Presiden. Ya walau hanya dalam mimpi tadi ya. Tidak apa-apalah. Ya kan? Namanya juga mimpi.

****
Ada banyak yang beliau sampaikan kepada saya semalam. Tapi yang jelas sama sekali beliau tidak menyinggung tentang urusan kenegaraan dan atau diskusi perihal Natuna yang lagi heboh sekarang ini. Kami tidak dalam proporsi itu ya.

Dalam mimpi tersebut beliau berpesan beberapa hal yang menurut saya amat bermanfaat, yakni; Pertama, beliau berpesan kepada saya bahwa sebagai seorang pemuda yang amat getol menyajikan kabar seputar dunia pertanian, saya sangat mendukung penuh.

Lantaran selama ini sejauh penglihatan beliau juga, banyak muda-mudi dinegara kita yang meluputkan perhatiannya pada sektor pertanian. Hingga jarang sekali yang memilih menjadi petani.

Kedua, sektor pertanian merupakan ladang bisnis. Artinya sebaik mungkin memanfaatkan ladang/lahan tidur untuk hal-hal yang produktif. Sebut saja misalnya, ditanami tanaman agrikultur dan agrobisnis. Yang bisa mendalung uang. Pun bila hendak membuka lahan perkebunan, diusahakan agar mengedepankan prinsip ekoefisiensi. Artinya tanpa merusak alam hayati sekitar.

Dan yang Ketiga ini perihal diskursus perkara kaum milenial pada umumnya. Yakni beliau membeberkan serumpun rumus-rumus percintaan, tanpa penalaran matematis yang syarat njelimet ruwet tentunya. 

Saya bersama beliau berdiskusi santai. Kuping saya pun dengan setia saya pasang. Tips dari beliau yakni, cari pasangan yang mau diajak setia dan serius membangun bahtera rumah tangga. Ehem

Penyampaian-penyampaian pesan Pak Presiden Jokowi diatas tentunya kental dengan gaya komunikasi yang syarat selow, nyentrik dan bersahabat. Anda tentu bisa bayangkan saja bila bapak Presiden tercinta sedang bercanda. Seperti itu kira-kira asyiknya.

****
Saya mungkin salah satu dari sekian juta orang yang punya harapan sama untuk bertemu Presiden Jokowi. Tepatnya bertemu dan bersua langsung didunia nyata. Hanya mungkin karena maksud hati tak kesampaian, sehingga sesekini sebatas onggokan imajinasi semu dan ngelantur tidak jelas begitu saja didalam batok kepala. 

Sedikit lucu dan seksi juga sih sebenarnya. Meski sekadar mimpi. Rasanya, mimpi bertemu Presiden Jokowi seperti menerima surat cinta dan bila dibaca sendunya mencapai haribin sum-sum tulang belakang.

Setelah beliau menutup kalimatnya, sontak saya terbangun begitu saja dari tidur pulas. Pun saya tak sempat menyalami beliau ketika hendak pamitan saat itu. Tanpa mengurangi rasa hormat saya kepada beliau tentunya.

Pun hemat saya, perjumpaan dengan Presiden Jokowi dialam mimpi semalam mungkin hanya terjadi sekali saja seumur hidup. Setelah melewati permenungan diri, saya pun berjanji dengan segenap hati akan mengejawantahkan wejangannya itu.

Selagi pun wejangan beliau pasti akan saya laksanakan. Toh beliau juga orang yang konsisten sebagai pemimpin, yang tidak hanya sekadar menebarkan idealisme dan citra elit semata.

Beliau merupakan figur potensial yang menjadi idola dan kebanggaan saya sampai saat ini. Ahh.. Apa mungkin karena itu alasan alam bawah sadar saya memimpikan beliau?

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x