Mohon tunggu...
Reba Lomeh
Reba Lomeh Mohon Tunggu... L☆buan Bajo

Setiap pohon yang baik memiliki akar yang kuat | Peminat Pertanian dan Filsafat

Selanjutnya

Tutup

Olahraga Pilihan

Maria Londa, Si Manis yang LonDa (Lompatannya Dahsyat) dan Meraih Emas

8 Desember 2019   23:34 Diperbarui: 8 Desember 2019   23:58 137 2 1 Mohon Tunggu...
Maria Londa, Si Manis yang LonDa (Lompatannya Dahsyat) dan Meraih Emas
Maria Londa | Foto Antaranews.com

Maria Londa menambahkan koleksi emas bagi kontingen Indonesia di ajang SEA Games 2019 di Filipina. Tambahan satu mendali emas dari Maria mempertebal pundi-pundi emas Indonesia menjadi 66 buah satu tingkat dibawah perolehan emas tuan rumah, Filipina.

Atlet kebanggaan kita ini meraih emas dari cabang atletik di nomor lompat jauh putri dengan lompatan sejauh 6,47 meter. Lompatan jauh Maria ini mengalahkan atlet pesaingannya asal Thailan di Stadion Atletik, Clark, hari ini Minggu (8/12/2019).

Ini merupakan lompatan terbaik bagi Maria Londa dibandingkan saat dirinya meraih mendali emas sewaktu pergelaran ajang SEA Games 2014 di Incheon, Korea Selatan.

Maria Londa memang atlet lompat jauh yang paling diandalkan oleh Indonesia selama beberapa tahun terakhir. Dan bila ditelisik lebih dalam makna dari namanya, memang tidak lari jauh dari bakatnya sebagai atlet lompat jauh.

Adalah Londa, yang dibila diejawantahkan menjadi LOmpataNnya DAhsyat! Pilihan Maria menurut saya sudah tepat menjadi atlet lompat. Meski karib dihantui oleh cedera patah tulang, karena kosekuensinya bahwa sering salah mendarat.

Dia menjadi bagian atlet yang acap kali menyumbangkan mendali emas lebih dari satu. Seperti yang dilakukan oleh Liliyana Natsir dari cabang bulu tangkis (betminton).

Adapun sejumlah prestasi yang pernah diukir oleh Maria Londa ialah sebagai berikut:

Record SEA Games 2013 Myanmar: Dua mendali emas dari cabang Lompat Jangkit 14, 17 meter
SEA Games Laos: Dua mendali perunggu
SEA Games 2011 Palembang (Indonesia) : Dua mendali perak
SEA Games 2014 Korea Selatan : Satu mendali emas
SEA Games 2019 Filipina: Satu mendali emas

Maria Londa berencana Pensiun

Setelah berhasil menyabet emas dikejuaraan lompat jauh SEA Games Filipina Minggu hari tadi, Maria berencana untuk pensiun sebagai atlet lompat jauh. Terhitung sudah 20 tahun lamanya dia berkecimpung didunia atlet.

"Kemungkinan besar ini SEA Games terakhir saya, tahun depan di Pekan Olahraga Nasional (PON) saya genap 20 tahun berlatih diatletik" pungas Maria Londa.

Lantas apakah Maria betul-betul pensiun setelah PON di Papua? Maria sejak diikuti dalam pergelaran SEA Games 2009 di Laos selalu meraih mendali dinomor lompat jauh dan lompat jungkit, capaian terbaiknya sewaktu SEA Games Myanmar pada 2013 dan di Singapura setahun setelahnya (2014).

Menjadi atlet lompat jauh memang resikonya tidak main-main. Selain beresiko tinggi juga rawan terhadap patah kaki dan jetlek. Bahkan menurut Maria hingga saat ini Indonesia hanya memiliki 10 atlet lompat jauh-jungkit. Hal inilah yang menyulitkan regenerasi atlet-atlet muda, karena terlalu rawan cedra.

Sebelumnya, mari kita berikan applouse dan apresiasi setinggi-tingginya kepada atlet kebanggaan kita yang satu ini. Berkat keberaniaan, keringat dan semangat juang yang berdarah-darah, dia berhasil mempersembahkan emas untuk Indonesia di kancah internasional.

Lebih lanjut, kita lihat saja keputusan pasti Maria apakah benar-benar pensiun atau tidak. Pun kelak bila dia memutuskan pensiun diusianya yang ke-29, saya berharap dia terus ikut mendampingi tunas-tunas muda kita berlatih. 

Atau bila perlu diangkat menjadi pelatih dicabang lompat jauh, seperti atlet-atlet legenda bulu tangkis seperti Susy Susanti yang sekarang aktif melatih tunas-tunas muda Badminton Indonesia.

Bacaan : Satu

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x