Mohon tunggu...
Gugus Febriansyah
Gugus Febriansyah Mohon Tunggu... Warga Negara Biasa

Suami dari Ika Savitri Hartanti. Relawan LAZISMU Kecamatan Jombang. Tinggal di Kabupaten Jember. Blog pribadi silakan kunjungi Jurnalia.com

Selanjutnya

Tutup

Politik

Akhirnya, Pak Mahfud MD Disemprot Kang Emil

17 Desember 2020   06:33 Diperbarui: 17 Desember 2020   06:50 78 3 1 Mohon Tunggu...

Silang sengkarut masalah kerumunan massa yang melibatkan para petinggi FPI akhirnya memasuki episode baru. Hal ini bermula dari pernyataan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil (RK) seusai menjalani pemeriksaan di Mapolda Jawa Barat. Ada tiga poin penting yang disampaikan Kang Emil dalam pernyataannya tersebut. Salah satunya mengenai peran Menkopolhukam, Mahfud MD sebagai biang keladi dan pihak yang bertanggung jawab dari 'kasus kerumunan di bandara' beberapa waktu lalu.

RK menyatakan bahwa semua masalah ini diawali oleh pernyataan Mahfud MD yang mempersilahkan para simpatisan HRS untuk melakukan penjemputan Sang Imam Besar di Bandara. Kala itu Mahfud MD menyatakan kepada media bahwa kedatangan HRS tidak perlu dirisaukan mengingat HRS hanya 'tokoh kecil' dalam skala nasional yang jumlah pendukungnya juga tidak terlalu banyak.

Namun, siapa sangka penjemputan di bandara saat itu justru melibatkan jumlah massa yang cukup besar hingga menimbulkan kemacetan panjang sehingga menyebabkan beberapa penerbangan harus ditunda hingga 5 jam. Tak berhenti sampai di situ, gelombang kerumunan itu terus berlanjut hingga di Petamburan dan Mega Mendung.

Secara implisit RK ingin menyampaikan bahwa seandainya sedari awal Mahfud MD melarang wacana penjemputan HRS, tentu serangkaian keributan ini tidak perlu terjadi. Apalagi, kini kasus ini melebar menyeret para kepala daerah termasuk Gubernur DKI, Anies Baswedan dan RK sendiri selaku Gubernur Jawa Barat. RK juga mempertanyakan 'rasa keadilan' kepada pihak kepolisian yang tidak serta memanggil Gubernur Banten selaku pihak yang paling bertanggung jawab atas kerumunan di bandara Soetta yang terletak di wilayahnya. 

Menanggapi pernyataan dari RK, Mahfud MD menjawab melalui akun twitter pribadinya : "Siang Kang RK, saya siap bertanggung jawab."

Menarik untuk disimak bagaimana kelanjutan dari kasus ini selanjutnya.

VIDEO PILIHAN