Mohon tunggu...
Kompasianer METTASIK
Kompasianer METTASIK Mohon Tunggu... Lainnya - Menulis itu Asyik, Berbagi Kebahagiaan dengan Cara Unik

Metta, Karuna, Mudita, Upekkha

Selanjutnya

Tutup

Healthy Pilihan

Pengalaman Berharga Bebas dari Media Sosial

26 November 2022   12:12 Diperbarui: 26 November 2022   12:12 147
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Pengalaman Berharga Bebas dari Media Sosial (gambar: webarg.com, diolah pribadi)

Hari gini tidak punya IG, FB, tiktok, hehehe...pasti dibilang gak gaul lah, gak kekinian lah, ndeso lah. Nah, mungkinkah di era digital begitu cepat berubah dan tren ini kita tidak menggunakan atau memiliki akun media sosial yang sudah menjadi kebutuhan hidup sehari-hari, bahkan sudah menjadi gaya hidup dari usia anak-anak sampai orang tua.

Akan tetapi, kadang tidak disadari penggunaan media sosial yang tidak dibatasi akan menjadi candu bahkan menjadi boomerang yang membuat seseorang susah untuk melepaskannya.

Efek negatif yang sering terjadi ketika seseorang tidak tahu batas menggunakan media sosial adalah emosinya tidak terkendali, mudah marah, susah dinasehati, egonya semakin tinggi. Waktunya habis tidak bermanfaat, tidak produktif, cepat bosan melakukan sesuatu, hanya melihat apa dilakukan orang lain.

Menjadi ajang pamer dan tidak peduli dengan lingkungan sekitar. Hidupnya penuh dengan kekhawatiran, persaingan yang tidak sehat, hanya mencari sensasi dan ketenaran (viral) sesaat, sehingga rela melakukan sesuatu yang diluar nalar dan etika kemoralan.  

Sedangkan efek positifnya jika digunakan dengan bijak dan secukupnya maka bagi yang memiliki bisnis dapat menjadi tempat promosi, tempat reuni teman-teman lama, media untuk belajar atau menambah pengetahuan, membangun komunitas sesama hobi satu frekuensi. Mencari pekerjaan, mencari pasangan, mencari peluang usaha dan lain sebagainya.

Pada hakekatnya media sosial seperti pisau. Jika digunakan dengan bijak akan bermanfaat untuk kehidupan sehari-hari. Demikian juga sebaliknya jika digunakan dengan salah, seperti membunuh maka akan berakibat fatal bagi kehidupan kita sendiri dan orang lain.

Dari uraian diatas perlu direnungkan bahwasanya kita harus bijak dalam penggunaan media sosial. Bagaimana jika tidak lagi menggunakan media sosial, apa manfaat yang dapat dipetik?

Bekerja lebih produktif dan maksimal

Ketika seseorang tidak lagi menggunakan media sosial dapat bekerja lebih fokus, tidak menunda-nunda pekerjaan yang seharusnya dapat diselesaikan hari ini karena bekerja tidak sambil main media sosial. Ia akan lebih semangat dalam bekerja, selalu bertanya dalam diri apa yang harus diselasaikan hari ini bukan menunggu perintah. Ia akan menggunakan waktu semaksimal mungkin dan dapat mengaturnya dengan baik. Ketika waktu senggang digunakan berkomunikasi dengan teman atau pimpinan agar hasil pekerjaannya maksimal.  

Mengurangi Overthingking 

Media sosial sangat mempengaruhi pikiran, perasaan, perilaku, dan ucapan. Jika kita bebas dari media sosial maka akan mengurangi kekhawatiran yang berlebihan atas apa yang di posting orang lain. Tidak mudah baperan, tidak membanding-bandingankan apa yang dimiliki orang lain dengan diri kita. Tidak mudah iri hati, kepo, atau penasaran dengan apa yang dilakukan orang lain. Tidak mudah berprasangka buruk dan selalu berpikir positif sehingga hidupnya lebih tenang, bebas dari kecemasan atau kekhawatiran yang berlebihan. Mudah memaafkan kesalahan orang lain dan selalu bersyukur.

Meningkatkan mindfullness dalam kehidupan sehari-hari.

Bebas dari media sosial membuat pikiran lebih fokus pada aktivitas yang kita lakukan setiap saat. Kita cenderung untuk selalu melihat ke dalam daripada diluar diri. Banyak hal yang dapat dilakukan setiap hari dan lebih produktif, berbicara dengan orang lain lebih fokus, tenang inderanya, lebih percaya diri bertemu siapa saja. Peduli dengan lingkungan sekitar, sangat membantu dalam proses latihan meditasi, pikiran tidak terganggu dengan aktivitas orang lain dan lebih mudah konsentrasi. Pikiran tenang, penuh semangat, bahagia dan damai.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Healthy Selengkapnya
Lihat Healthy Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun