Mohon tunggu...
Gramedia Official
Gramedia Official Mohon Tunggu... Lainnya - Tempat kamu mencari buku πŸ“š

πŸ“– Halaman untuk pecinta buku. Dari trivia, review, hingga rekomendasi buku dari #SahabatTanpaBatas-mu. πŸ€—

Selanjutnya

Tutup

Pendidikan Pilihan

Sejarah Peristiwa Rengasdengklok dan Dampaknya bagi Kemerdekaan Indonesia!

26 Januari 2023   11:40 Diperbarui: 26 Januari 2023   11:45 623
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Photo on gramedia.com

Peristiwa Rengasdengklok memiliki makna tersendiri bagi proses kemerdekaan kemerdekaan Indonesia. Peristiwa Rengasdengklok ini tidak hanya jadi nama tempat, tetapi menjadi saksi bisu sejarah kemerdekaan bangsa Indonesia.

Tepatnya pada 15 Agustus, sebuah kelompok pemuda mengadakan pertemuan di Pegangsaan Timur, Jakarta, untuk membahas kapan proklamasi kemerdekaan Indonesia harus diumumkan.Β 

Ini tentu bukan peristiwa biasa, dan perlu kita kenali sebagai generasi bangsa yang menghargai sejarah.

Peristiwa Rengasdengklok

Berikut ini sejarah latar belakang dan dampak peristiwa rengasdengklok yang berharga bagai Indonesia:

1. Sejarah Latar Belakang Peristiwa Rengasdengklok

Peristiwa itu terjadi pada tanggal 16 Agustus 1945, tepatnya pada pukul 03.00 WIB. Soekarno dan Hatta dibawa ke Rengasdengklok, Karawang untuk mendorong mereka mempercepat proklamasi kemerdekaan Indonesia sampai faksi-faksi lama mencapai kesepakatan.

Penculikan kedua tokoh ini dipimpin oleh Shodanco Singgih. Di Rengasdengklok, Soekarno dan Hatta kembali didorong oleh para pemuda untuk segera memproklamasikan kemerdekaannya. Menghadapi tekanan dari golongan muda ini, Soekarno dan Hatta tetap goyah dan tidak berubah.Β 

Sementara itu, Chaerul dan kawan-kawan menyusun rencana untuk merebut kekuasaan di Jakarta. Namun, apa yang direncanakan tidak berhasil karena tidak semua anggota PETA setuju dengan rencana tersebut.

Bung Karno dan Bung Hatta membacakan Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia pada hari Jumat tanggal 17 Agustus 1945 di lapangan IKADA atau di rumah Bung Karno di Jl. Pegangsaan Timur nomor 56.

Akhirnya, rumah Bung Karno dipilih karena tersebarnya acara di lapangan IKADA, sehingga tentara Jepang berjaga-jaga agar tidak terjadi kericuhan di masyarakat saat pembacaan teks proklamasi ini. Rumah Soekarno dibangun di Jalan Pegangsaan Timur No. 56.Β 

Teks proklamasi disusun di Rengasdengklok, rumah Djiaw Kie Siong. Pejuang mengibarkan bendera merah putih di Rengasdengklok pada Kamis, 16 Agustus, saat mereka bersiap untuk memproklamasikan kemerdekaan Indonesia.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Pendidikan Selengkapnya
Lihat Pendidikan Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun