Mohon tunggu...
Grace Liani
Grace Liani Mohon Tunggu... Mahasiswa STP Trisakti '17

Seorang mahasiswa akhir yang ingin mulai menulis

Selanjutnya

Tutup

Wisata

Perkembangan Hotel Konvensi di Indonesia

11 Mei 2021   13:44 Diperbarui: 11 Mei 2021   14:06 81 1 0 Mohon Tunggu...

Hotel merupakan salah satu akomodasi terpenting di dalam lingkup kerja usaha jasa konvensi di seluruh dunia. Dan Indonesia sendiri adalah salah satu negara yang memiliki banyak kegiatan konvensi. Maka, banyak perkembangan yang terjadi pada hotel -- hotel konvensi di Indonesia agar lebih baik dalam menunjang setiap acara konvensi yang berada di Indonesia.

Pengertian konvensi diterjemahkan dengan istilah konferensi atau konperensi dalam bahasa indonesia yang mengandung pengertian sama. Dalam kaitan dengan mice, surat keputusan menteri pariwisata, pos dan telekomunikasi nomor : KM 108/HM. 703/MPPT-91 menyebutkan bahwa konperensi, kongres atau konvensi merupakan suatu kegiatan berupa pertemuan sekelompok oran, negarawan, usahawan, dan sebagainya, untuk membahas masalah-masalah yang berkaitan dengan kepentingan bersama. Menurut (Pendit,1999:29), Istilah conference diterjemahkan dengan konferensi dalam bahasa Indonesia yang mengandung pengertian sama.

Dalam prakteknya, arti meeting sama saja dengan conference, maka secara teknis akronim mice sesungguhnya adalah istilah yang memudahkan orang mengingatnya bahwa kegiatan-kegiatan yang dimaksud sebagai perencanaan, pelaksanaan dan penyelenggaraan sebuah meeting, incentive, conference dan exhibition hakekatnya merupakan sarana yang sekaligus adalah produk paket-paket wisata yang siap dipasarkan. 

Kegiatan-kegiatan ini dalam industri pariwisata dikelompokkan dalam sati kategori, yaitu mice. Sedangkan menurut Kesrul, (2004 :7), Conference atau konferensi adalah suatu pertemuan yang diselenggarakan terutama mengenai bentuk-bentuk tata karena, adat atau kebiasaan yang berdasarkan mufakat umum, dua perjanjian antara negara-negara para penguasa pemerintahan atau perjanjian international mengenai topik tawanan perang dan sebagainya.

Ada berbagai macam organisasi yang mempuyai maksud dan tujuan yang bermacam-macam pula. namun semua orang sependapat bahwa apapun nama dan tujuan organisasi itu membutuhkan waktu dan ruang untuk mengorientasikan segala kepentingan organisasi maupun anggota-anggotanya. apakah organisasi itu, orgaisasi politik, organisasi ekonomi, organisasi sosial, budaya, usaha, bisnis atau komersial. seharusnya bertemu untuk membicarakan hal-hal yangdipandang perlu demi kemauan organisasi agar mampu mencapai tujuannya melalui kegiatan pertemua, rapat, konperensi atau konvensi. melalui pertemuan ini akan diketahui apakah organisasi tersebut sehatatau tidak.

Memang ada kesulitan untuk membeda-bedakan berbagai macam perkumpulan, organisasi atau sosiasi walaupun dalam kamus istilah perkumpulan atau asosiasi dijelaskan sekumpulan orang-orang yang memiliki kepentingan yang sama. baik organisasi maupun asosiasi memang memiliki sejarah panjang. sebagaimana di negara lain di dunia, di ndonesia juga terdapat ratusan atau bahkan ribuan jenis organisasi dan asosiasi. sduah barang tentu mereka mmiliki pengurus, anggota, program kerja serta berbagai kegiatan yang bermanfaat dan menguntungkan bagi semua pihak, pengurus maupun anggota-anggotanya. organisasi dan asosiasi ini merupakan klarifikasi, sesuai dengan maksud dan tujuan, bentuk, bidang, sifat, jumlah anggota, ruang gerak, lokal daerah, nasional-regional, dan international.

Besar kecilnya organisasi atau asosiasi sudah pasti mempuyai pengurus. bila organisasi atau asosiasi ini kecil atau sedang-sedang saja, maka pengurusnya juga sederhana dan tidak begitu besar. namun apabila organisasi atau asosiasi ini besar, maka pengurusnya juga besar pula. dalam bisnis wisata kecenderungan pertemua-pertemuan organisasi atau asosiasi yang senantiasa berkembang dan meningkat, membuktikan bahwa kegiatan-kegiatan yang tercakup dalam mice, memberikan peluang pada peningkatan pendapatan kegiatan industri pariwisata dalam keseluruhannya. peluang ini diharapkan juga dapat memberikan kesempatan dan keuntungan bagi pariwisata indonesia.      

Dalam kaitan dengan wisata konvensi, pendapatan industri pariwisata, tidak hanya berasal dari organisasi swasta tapi juga organisasi pemerintah seperti departemen, direktorat jenderal, biro, dan dinas yang terkait. kegiatan yang mereka selenggarakan diantaranya rapat gabungan, rapat pimpinan, rapat kerja, penataraan, penyuluhan, pendidikan dan pelatihan dan lain-lain. 

kegiatan rapat tersebut dalam rangka peningkatan dan perbaikan didalam instansi pemerintah bersangkutan. selain organisasi atau asosiasi yang diatas pertemuan organisasi kemasyarakatan juga merupakan sasaran dari konvensi wisata. biasanya organisasi kemasyarakatan mengadakan pertemuan untuk memprogramkan kegiatan-kegiatan, antara lain musyawarah nasional, musyawarah luar biasa, musyawarah daerah, rapat kerja nasional, dan rapat kerja daerah. baik program kegiatan-kegiatan instansi pemerintah maupun program kegiatan-kegiatan organisasi kemasyarakatan tersebut diatas umumnya diselenggarakan di hotel-hotel besar, menengah, dan sedang. 

Oleh karena itu, dilihat dari sudut pandang industri pariwisata yang menyangkut produk dan jasa pelayanan semuanya sangat menguntungkan bisnis wisata konvensi. Karena sejak tahun 1980 an perkembangan industri pariwisata konvensi dirasakan mengalami kemajuan, dengan makin meningkatnya keinginan dan

kebutuhan asosiasi dan perusahan korporasi ini, maka makin meningkat pula kebutuhan akan produk dan jasa pelayanan bisnis industri ini, sesuai perkembangan dan kemajuan yang di alami.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN