Mohon tunggu...
Gora Indiraja Shafa
Gora Indiraja Shafa Mohon Tunggu... Lainnya - Mahasiswa

Amatiran yang masih belajar

Selanjutnya

Tutup

Bola Pilihan

Diserang Badai COVID-19, River Plate Dipaksa Bermain Tanpa Penjaga Gawang

20 Mei 2021   18:15 Diperbarui: 20 Mei 2021   18:28 266
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
River Plate dipaksa bermain tanpa penjaga gawang dan pemain pengganti ketika menghadapi Santa Fe dalam lanjutan pertandingan babak grup Copa Libertadores, Kamis(20/05) Pagi WIB akibat badai COVID-19 yang menyerang kubu River Plate. (Twitter: @RiverPlate)

Hal unik terjadi pada laga antara River Plate dengan Independiente Santa Fe dalam lanjutan gelaran babak grup Copa Libertadores pekan ke-5, Kamis (20/05/2021) pagi WIB. Dalam laga yang diselenggarakan di Stadion El Monumental, Argentina ini, tim asuhan Marcelo Gallardo bermain tanpa pemain asli di posisi penjaga gawang akibat krisis COVID-19 yang menimpa River Plate.

Dalam sepekan terakhir, River Plate dihantam badai COVID-19 dimana sekitar 20 pemain di tim utama terkena COVID-19 termasuk keempat penjaga gawang utama River Plate yang terdaftar dalam skuad. 

Dengan dipastikan absennya seluruh penjaga gawang utama, River sejatinya telah menghubungi pihak CONMEBOL --Otoritas tertinggi Sepakbola Amerika Selatan-- untuk mengajukan penambahan dua penjaga gawang baru dari tim junior ke dalam skuad. 

Namun permohonan ini kemudian ditolak oleh CONMEBOL dengan alasan bahwa tim River Plate sejatinya bisa mendaftarkan 50 pemain yang dapat diturunkan sepanjang kompetisi, tetapi River Plate hanya mendaftarkan 32 pemain saja.

Penolakan tersebut praktis membuat River Plate dihadapkan pada situasi yang sangat sulit. River Plate hanya tersisa 12 pemain saja yang tidak terkena badai COVID, tetapi hanya 10 yang fit untuk turun ke lapangan. 2 pemain lainnya, yakni Javier Pinola yang mengalami cedera pada pergelangan tangan serta Enzo Perez yang sedang dalam masa pemulihan dari cedera paha yang dialaminya. 

Menghadapi permasalahan ini, sang juru taktik, Marcelo Gallardo, mengebut masa pemulihan Enzo Perez dan memainkannya sebagai seorang penjaga gawang. 

Gelandang tengah berusia 35 tahun, yang sebelumnya menghabiskan tiga tahun di Benfica dan dua tahun bersama Valencia ini dianggap sudah cukup fit untuk mengisi posisi di bawah mistar gawang River Plate mengingat situasi genting yang dialami oleh River Plate dan mengingat fakta bahwa ia adalah pemain yang sedang mengalami cedera. Selain itu dengan skuad yang 'pas - pasan' River Plate dipaksa untuk bermain 90 menit melawan Santa Fe tanpa satu orang pemain di bangku cadangan. 

Bertanding dengan tim yang ala kadarnya --tanpa seorang penjaga gawang asli dan tanpa pemain cadangan-- River Plate diatas kertas sangat tidak diunggulkan melawan Santa Fe. 

Sepanjang 90 menit pertandingan pun Santa Fe menguasai jalannya pertandingan dengan penguasaan bola sebesar 70% dan melepas sebanyak 22 tembakan berbanding dengan 9 tembakan yang mampu dilepaskan oleh River Plate.

Namun, dengan segala krisis dan kendala yang dihadapi, tuan rumah justru mampu mengamankan tiga poin dengan memenangi pertandingan dengan skor akhir 2-1. Gol tuan rumah dicetak oleh Fabrizio Angileri dan Julian Alvarez masing-masing pada menit ke-3 dan ke-6, serta gol tim tamu dicetak oleh Kevin Osorio pada menit ke-73. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Bola Selengkapnya
Lihat Bola Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun