Mohon tunggu...
Taufan S. Chandranegara
Taufan S. Chandranegara Mohon Tunggu... Buruh - Gong adalah Semangat

Praktisi Seni - Menulis di sini.

Selanjutnya

Tutup

Humaniora Pilihan

Prosa Kopi Rasa Lemon

8 Mei 2022   10:12 Diperbarui: 8 Mei 2022   10:16 313 49 13
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Kompasiana Humaniora.  Digital Art Photography by Tasch

Perang antar bangsa manusia atas nama pangeran absurd, dongeng para pendekar menyoal serba-serbi kue serabi, si tukang sulap pemuncak cepat saji kelas pemula, bergantung diskonto subjek atau objek, isu asosiatif.

Bak oknum planet neokolonialisme, tak lagi memegang merek dagang gayahidup adibusana serupa adidaya, berkicau mengorek telingaku mengenai negeriku.

Walah kadalah belum pernah dihajar kentut Semar ya. Ini negeriku bukan negerimu. Jadi, korek saja telinga negerimu Bung!

Benderaku adalah aku.

***

Perang-perangan di angkasa maya seolah-olah hua hi hu, biasa aja tuh enggak keren, tak hebat pula. Mending nonton bola. Sorak sorai bergemuruh, di antara kalah-menang. Asyik nontonnya. Arak-arakkan kemenangan, bagaikan pengantin menuju pelaminan. Gembira memberi selamat menempuh hidup baru.

Tak ada kelas makhluk apapun, mengetahui, kilas balik nasib semesta, hidup atau mati. Hanya Tuhan Sang Maha Pencipta-Maha Mengetahui. Pengadilan Akhirat-Penghakiman, bukan urusan manusia, itu, urusan Tuhan Yang Maha Esa. Tertulis di kitab sejarah-Cipta Ning Jagat Buana, berbudi luhur, amanah-beriman, memberi hidup untuk semua makhluk ciptaan-Nya.

***

Ujian dari langit, senantiasa bermunculan, sekaligus membawa berkah jawaban kebijaksanaan berkesinambungan, bisa sederhana bisa rumit. Bergantung pada tolok banding kecermatan harmoni wawasan iman, kemuliaan sesama saling menghormati, persaudaraan, anti-konflik-negatif.

Ke-ilmu-an tidak  identik dengan manajemen konflik negatif, kuno loh itu, bak gincu snobisme. Tidak laku di ranah generasi unggul negeri ini, tumbuh-kuat, terus bertumbuh dalam lindungan hukum Ilahiah, sublim.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Humaniora Selengkapnya
Lihat Humaniora Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan