Mohon tunggu...
Ismail Hamzah
Ismail Hamzah Mohon Tunggu...

seorang ayah yang ingin punya waktua luang lebih banyak bersama keluarga.

Selanjutnya

Tutup

Bisnis

BBM Sebagai Revenue ataukah Asset?

28 Maret 2012   07:23 Diperbarui: 25 Juni 2015   07:22 75 0 0 Mohon Tunggu...

"Jajanannya jangan diambilin aja, nanti rugi", itulah teriakan neneknya anak-anak penulis pada suatu hari. Ketika berkunjung ke rumah neneknya, anak-anak suka kalap melihat begitu banyak jajanan di warung. Bagi anak-anak, jajanan di rumah nenek adalah selalu ada dan tidak habis-habis.

Tapi nenek sebagai pemilik bisnis melihat sebaliknya. Jajanan adalah asset yang terbatas yang memiliki nilai ekonomis. Setelah dijual nanti, jajanan tersebut kemudian akan menghasilkan keuntungan. Dari keuntungan itulah pemenuhan kebutuhan sehari-hari coba dipenuhi. Secara sederhana dijelaskan seperti itu.

Berkaca dari kasus anak-anak dan neneknya, penulis mencoba menbandingkannya dengan BBM di negeri ini. Penulis mencoba menerka, sebagai apakah posisi BBM di mata masyarakat Indonesia, sebagai revenue kah? atau sebagai asset kah?

Apakah BBM merupakan pendapatan tetap yang dapat terus menghasilkan pohon uang?. Ataukah BBM merupakan asset yang harus dipergunakan selayaknya asset-asset lainnya?

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x