Mohon tunggu...
gina wafia
gina wafia Mohon Tunggu... Lainnya - the student of unviversity

take the risk or lose the change

Selanjutnya

Tutup

Kesehatan Pilihan

Pentingnya Vitamin Era Pandemi Covid-19

30 Juli 2021   15:13 Diperbarui: 30 Juli 2021   15:48 126 2 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Pentingnya Vitamin Era Pandemi Covid-19
Kesehatan. Sumber ilustrasi: FREEPIK/Schantalao

Penyakit menular global coronavirus (COVID-19) mengubah kehidupan dunia. Tingkat infeksi yang tinggi membuat penyakit ini jauh lebih serius daripada penyakit sebelumnya yang disebabkan oleh virus corona (seperti SARS dan MERS). Penyebaran virus corona tidak terkendali di Indonesia. Tentunya hal ini tidak terlepas dengan masuknya subspesies covid Delta Indonesia. Varian baru ini dinilai lebih mematikan karena lebih mudah menular.   Tentunya ini berarti sistem imun tubuh harus selalu optimal, dan perlu menjaga kesehatan tubuh sesuai dengan protokol kesehatan yang berlaku. Satu hal yang perlu diingat adalah mendapatkan cukup vitamin secara teratur. 

Mengambil suplemen sebagai rencana prediktif untuk menjaga kekebalan selama pandemi adalah langkah alami, dan relatif murah dan mudah bagi kebanyakan orang. Berbagai penelitian juga menemukan bahwa mengonsumsi suplemen juga berarti meningkatkan daya tahan tubuh. Vitamin C dan D merupakan vitamin yang sering dibicarakan dan dibutuhkan hingga mengalami kekurangan pada saat terjadi wabah.   Vitamin C bertanggung jawab untuk menjaga sistem kekebalan tubuh melalui sintesis kolagen dan antioksidan yang memperkuat sel-sel kekebalan yang melawan infeksi. 

Menurut laporan dari Cochrane Library, ada dua penelitian yang menggabungkan hasil penelitian vitamin C. Hasil penelitian menunjukkan bahwa suplementasi vitamin C secara signifikan dapat mengurangi kasus pneumonia dan flu. Namun, penelitian ini tidak bisa digeneralisir.  Beberapa penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi suplemen vitamin C lebih dari 200 mg setiap hari dapat mengurangi keparahan pilek. Selain itu, anak usia 3 bulan hingga 18 tahun sering dapat mengonsumsi vitamin C untuk mempersingkat durasi infeksi saluran pernapasan. 

Asupan vitamin C harian sangat bagus untuk tubuh, karena tubuh tidak dapat memproduksinya sendiri. Asupan vitamin C dapat diperoleh dari makanan seperti vitamin C effervescent dalam bentuk sayur dan buah serta vitamin C inhalasi.  Disamping itu, vitamin D berperan penting dalam menjaga kesehatan tulang serta memperkuat kekebalan tubuh. Mendapatkan cukup vitamin D dapat membantu mengurangi risiko tertular virus corona Menurut beberapa penelitian. 

Penelitian terbaru menunjukkan bahwa pasien Corona 19 yang kaya vitamin D cenderung memiliki gejala yang lebih ringan daripada pasien Corona 19 yang kekurangan vitamin D. Risiko untuk jatuh sakit karena Covid-19 lebih rendah jika kebutuhan vitamin D terpenuhi. Menurut data ilmiah, kadar vitamin D3 yang rendah dikaitkan dengan banyak faktor yang dapat memengaruhi kerentanan terhadap COVID-19 dan tingkat keparahan COVID-19. Oleh karena itu, penting untuk meningkatkan kadar vitamin D tubuh sehingga tubuh dapat tidak mudah rentan dengan virus.  

Vitamin D ditemukan dalam banyak makanan, termasuk salmon, sarden, daging, hati, kuning telur, jamur, tuna, udang, susu dan produk susu. Dan ada banyak jenis suplemen vitamin D di pasaran. Untuk suplemen vitamin D, pilih dosis 1000 IU. Ini dianggap sebagai dosis yang aman untuk dikonsumsi setiap hari. Vitamin D dapat diproduksi secara alami ketika tubuh sepenuhnya terkena sinar matahari. Waktu berjemur yang ideal untuk produksi vitamin D adalah sekitar pukul 08:30-10:00, dan dianjurkan untuk berjemur sekitar 15-20 menit.  

Selain mendapat vitamin D yang cukup, protokol kesehatan pencegahan penularan Covid 19: mencuci tangan dengan air mengalir, menggunakan hand sanitizer, memakai masker saat berada di luar rumah, Menjaga jarak dengan orang lain, menghindari keramaian dan menerima vaksinasi COVID-19. Edukasi COVID-19 yang tepat sangat penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat agar kita dapat bekerja sama dalam upaya menekan jumlah kasus COVID-19 yang saat ini meningkat secara signifikan.

Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x