Edukasi

Anak Muda Mengenal Politik Secara Sederhana

11 Februari 2019   23:32 Diperbarui: 12 Februari 2019   00:21 20 0 0
Anak Muda Mengenal Politik Secara Sederhana
Photo by Rosemary Ketchum from Pexels

Terlihat dari tahun ke tahun masih saja tak banyak berubah soal pengambilan sikap dari kaum muda untuk politik di Indonesia, apatisme politik masih di minati, sebagaimana pemahaman mereka tentang politik hanyalah barang yang paling kotor, yah bisa saja karena ini kerap kali di pertunjukan secara bebas di depan publik, mulai dari cara debat yang sering menggunakan bahasa tak pantas di tv, menyebarkan propaganda di kalangan masyarakat bawah, dan masih banyak lagi yang secara tidak lansung dan secara yang lansung banyak menyimpilkan politik selalu dekat dengan kata negativ, tak terkecuali kaum muda.

Sering penulis berselancar di media sosial sekedar melakukan riset kecil-kecilan, yang di dapatkan disana hanyalah penolakan kepada politik dengan kalimat "Aku Anti Politik," dengan kesimpulan bahwa ketidak-ingin untuk tahu atau mempelajari tentang politik semakin besar dari waktu ke waktu. ada sebuah petuah dari seorang Penyair dan Dramawan asal Jerman namanya Bertolt Brecht, beliau mengatakan;  "Buta terburuk adalah buta politik. Orang yang buta poltik , tak sadar bahwa biaya hidup,harga makanan,harga rumah,harga obat, semuanya begantung pada keputusan politik. Dia membanggakan sikap anti politiknya, membusungkan dada dan berkoar: "Aku benci politik!" sungguh bodoh dia, yang tak mengetahui bahwa karena dia tak mau tahu politik, akibatnya pelacuran, anak terlantar,perampokan, dan yang terburuk , korupsi dan perusahaan multi nasional yang menguras kekayaan negeri." bahkan seorang seniman saja mengajak kita untuk membuang sifat acuh kita terhadap politik.  So, Apa itu politik? berikut ini pemahaman politik dari beberapa ahli yang sengaja di ringkas dari ZonaReferensi.com Pengertian Politik:

1.Aristoteles

Bahwa arti pengertian politik adalah upaya atau cara untuk memperoleh sesuatu yang dikehendaki.

2.Joice Mitchel

Pengertian politik adalah pengambilan keputusan kolektif atau pembuatan kebijaksanaan umum masyarakat seluruhnya.

3.Prof. Miriam Budhiarjo

Pengertian politik adalah bermacam-macam kegiatan dalam suatu sistem politik (negara) yang menyangkut proses menentukan dari tujuan-tujuan dari sistem itu dan melaksanakan tujuan-tujuan itu. Dalam bahasa yang lebih mudah dipahami, dapat dikatakan bahwa politik adalah segala sesuatu yang berhubungan dengan negara maupun proses pengambilan keputusan ketatanegaraan.

4.Johan Kaspar Blunchli

Politik adalah ilmu yang memerhatikan masalah kenegaraan, dengan memperjuangkan pengertian dan pemahaman tentang negara dan keadaannya, sifat-sifat dasarnya dalam berbagai bentuk atau manifestasi pembangunannya. Menurutnya, politik juga membuat konsep-konsep pokok tentang negara (state), kekuasaan (power), pengambilan keputusan (decision marking), kebijaksanaan (policy of beleid), dan pembagian (distribution) atau alokasi (allocation).

5.W.A Robson

Politik adalah ilmu yang mempelajari kekuasaan dalam masyarakat, yaitu sifat hakiki, dasar, proses-proses, ruang lingkup dan hasil-hasil.

6.Robert

Politik adalah seni memerintah dan mengatur masyarakat manusia.

7.Hans Kelsen

Ia menjelaskan bahwa politik mempunyai dua arti, yaitu sebagai berikut.

  • Politik sebagai etik, yakni berkenaan dengan tujuan manusia atau individu agar tetap hidup secara sempurna.
  • Politik sebagai teknik, yakni berkenaan dengan cara (teknik) manusia atau individu untuk mencapai tujuan.

8.Andrew Heywood

Ia membagi pengertian politik menjadi asumsi yaitu :

  • Politik sebagai seni pemerintahan -- Pengertian politik sebagai seni pemerintahan penerapan kendali di dalam masyarakat lewat pembuatan dan pemberdayaan keputusan kolektif. Asumsi ini adalah yang paling tua dan berkembanga sejak masa Yunani Kuno.
  • Pengertian politik sebagai hubungan publik -- Menurut Aristoteles dalam bukunya Politics bahwa manusia adalah binatang politik. Maknanya secara kodrati manusia hanya dapat memperoleh kehidupan yang baik lewat suatu komunitas politik. Lalu, dilakukan pembedaan antara lingkup 'publik' dan 'privat'. Kedua lingkup tersebut diperbesar menjadi state terletak institusi seperti pengadilan, aparat pemerintah, polisi, tentara, sistem kesejahteraan sosial, dan sejenisnya. Sementara dalam 'civil society' terletak institusi seperti keluarga, kekerabatan, bisnis swasta, serikat kerja, klub-klub, komunitas dan sejenisnya.
  • Pengertian Politik sebagai komponen kompromi dan konsensus -- Kompromi dan konsensus dilawankan dengan brutalitas, pertumpahan darah dan kekerasan. Dalam politik, tidak ada pihak yang kepentingannya terselenggarakan 100 %. Masing masing memoderasi tuntutan agar tercapai persetujuan dengan pihak lain. Baiknya politik suatu negara adalah ketika masalah pergesekan kepentingan diselesaikan lewat kompromi dan konsensus di atas meja dan bukan dengan pertumpahan darah.
  • Pengertian Politik sebagai kekuasaan -- Politik dalam pengertiannya sebagai kekuasaan adalah kemampuan seseorang atau suatu kelompok untuk mempengaruhi orang atau kelompok lain guna menuruti kehendaknya. Dalam konteks politik, distribusi dan penggunaan sumber daya suatu masyarakat. Dalam asumsi ini, politik dilihat sebagai penggunaan kapital (yaitu kekuasaan) dalam konteks produksi, distribusi, dan penggunaan sumber daya tersebut.

9.Franz Magnis Suseno

Pengertian politik segala kegiatan manusia yang berorientasi kepada masyarakat secara keseluruhan, atau yang berorientasi kepada negara. Sebuah keputusan disebut keputusan politik apabila diambil dengan memperhatikan kepentingan masyarakat sebagai keseluruhan. Suatu tindakan harus disebut politis apabila menyangkut masyarakat sebagai keseluruhan.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2