Mohon tunggu...
Githa
Githa Mohon Tunggu... Architect -

No Diskriminasi.Bebas menyuarakan Kebebasan.Membaca kompasiana, sesekali menulis untuk menyuarakan pendapat.

Selanjutnya

Tutup

Politik

Menunggu Jos Rampisela Menulis Ahok, atau Politik Kekinian

19 April 2017   17:24 Diperbarui: 19 April 2017   17:34 1420
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Politik. Sumber ilustrasi: FREEPIK/Freepik

Selamat.... dan selamat...Belakangan ini saya melihat perdebatan mulai ramai dan sedikit bisa menggeliatkan kompasiana yang sebelumnya sempat beberapa hari sepi, terus terang saya sangat menikmati artikel di kompasiana, walau saya pendatang baru or newbie dan tergolong minoritas (non Ahok dan non Anies), tapi saya selalu berusaha untuk meladeni Ahoker (walau komentarnya gak nyambung). kalah menang soal biasa. yang menang tidak ada piala, yang kalah belajar lagi. gitu aja kok repot.

Pertama, semoga kita menjadi penulis yang tidak meninggalkan komentar yang kurang baik. sehebat apapun komentar itu dan senakal apapun komentar, pasti ada celah kelemahanya.

Kedua, jika kita merasa mampu atau merasa mempunyai wawasan, tuangkan dalam artikel. karena dengan Anda menuangkan melalui artikel, Anda sama juga membantu sesama kompasianer. yang tadinya tidak mengerti jadi ngerti, yang tadinya tidak tahu jadi tahu. dan yang tadinya merasa benar akan merasa malu. lalu memperbaiki diri. mudah bukan.

Ketiga, jika akan menulis, perbanyaklah khazanah sumber atau referensi. bandingkan satu sumber dengan sumber lainya. dan bacalah esensinya (isi), jangan hanya judul sumber tersebut. mudah lagi bukan.

Dan keempat, selamat menulis.

Kompasiana adalah sebuah Blog Web Citizen Journalism yang saya jadikan bacaan wajib sejak lalu, tanpa terasa sudah masuk tahun ke berapa saya ini saya selalu menikmati artikel-artikel cadas dari para penulis handal kompasiana, dan sebagai bacaan wajib saya juga mempunyai penulis favorit, dan untuk mengenang mereka yang sudah tidak lagi menulis saya persembahkan artikel selanjutnya ini untuk mereka agar kembali menulis.

Oya,. Sebelum lupa. Saya harus menyampaikan pesan terlebih dulu dari teman yang menyebut, kompasiana sedikit berkurang gregetnya sesudah terjadinya "Aksi Makan Siang di Istana,' dan ini merupakan sebuah pendapat pribadi, bukan merupakan pendapat kami, karena jika menurut saya, berkurangnya greget di kompasiana karena hilangnya artikel cadas dari penulis yang apik dalam mengulas isu.

Saya pernah membaca artikel kompasianer yan mengatakan "banyaknya artikel yang sekedar bermateri pengulangan, atau bukan opini penulis, ini salah satu yang membuat kompasiana kelihatan kurang greget, walaupun isu-isu segar banyak tersedia dilapak media mainstrem, namun jika penulis tidak mampu mengulas, maka kembali seperti saya sebut di atas, hanya menjadi artikel pengulangan atas berita pada umumnya.

Dengan banyaknya kelahiran blog-blog semacam kompasiana yang juga semi-semi "indie" dan mulai menjamur di dunia maya, apakah kompasiana memerlukan perbaikan artikel? saya pribadi menyebut akan sulit tercapai jika penulis belum mampu mengulas lebih dari sekedar "kembali menyampaikan kabar."

Hadirnya kompas com yang ikut merengsek masuk kedalam kompasiana juga salah satu indikator berkurangnya penulisan opini, mungkin saja maksud pembuatan akun kompas bertujuan memberikan bahan untuk penulisan artikel, tapi apa lacur, penulis cenderung ikut kembali mengulang apa yang di sampaikan kompas. dan hasil akhirnya sama.

Tapi di balik itu semua baru-baru ini saya mengapresiasi salah satu akun yang hinggap kesana kemari untuk berkomentar, sebut saja akun dengan nama Jos Rampisela, bila dulu sebelum mempunyai akun, saya hanya tersenyum melihat komentar-komentar Jos, saat ini saya bisa berinteraksi langsung. ternyata asyik juga.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Politik Selengkapnya
Lihat Politik Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun