Mohon tunggu...
Gita Anindya
Gita Anindya Mohon Tunggu... Freelancer - A girl
Akun Diblokir

Akun ini diblokir karena melanggar Syarat dan Ketentuan Kompasiana.
Untuk informasi lebih lanjut Anda dapat menghubungi kami melalui fitur bantuan.

I do believe your galaxy

Selanjutnya

Tutup

Lyfe

Cara-cara Memilih Popok bagi Bayi Baru Lahir

11 Juni 2021   14:46 Diperbarui: 11 Juni 2021   14:58 266
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Dalam menyambut kelahiran seorang bayi biasanya memang tidak pernah simpel ya, bun. Selain dari membeli pakaian, perlengkapan makan, perlengkapan mandi dan perlengkapan tidur, sampai hal terpenting yang tidak boleh terlewatkan adalah dengan menyiapkan popok.

Namun, bunda popok yang akan diberikan pada si kecil, tentu tidak bisa sembarangan. Bunda harus dengan benar memilih popok yang cocok dengan kondisinya.

Lalu, bagaimana tips agar popok yang dipilih tepat untuk bayi baru lahir? Berikut adalah beberapa cara yang dapat bunda ikuti

1. Carilah Ukuran yang Sesuai

Pastikan ukuran yang bunda pilih sudah sesuai ukurannya dengan ukuran newborn baby. Jika tidak tahu, bunda dapat bertanya ke penjualnya langsung mengenai ukuran mana yang pas dengan bayi baru lahir.

 (Baca juga: Sekarang Popok Kain Telah Menjadi Tren Baru Orang Tua Millennial)

2. Sirkulasi Udaranya Bagus

Hal berikutnya yang perlu diperhatikan oleh bunda adalah popok memiliki lapisan dan bentuk dengan sirkulasi udara yang baik. Jika popok terlalu tertutup maka udara tidak dapat masuk, hal ini bisa membuat kulit bayi iritasi, gatal, bahkan ruam.

 (Baca juga: Tips Mudah Menggunakan Clodi dengan Baik dan Benar agar si Kecil Nyaman)

3. Berdaya Serap Tinggi

Dalam satu hari, bayi dapat buang air kecil bisa sampai lebih dari 15 kali lho. Maka dari itu, penting untuk bunda agar mencari popok dengan daya serap yang tinggi untuk menghindari bunda kerepotan yang terlalu sering menggonta-ganti popok karena cepat bocor.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Lyfe Selengkapnya
Lihat Lyfe Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun