Mohon tunggu...
Gisela Ayu
Gisela Ayu Mohon Tunggu... Penulis

Senang membaca dan menulis tentang hal yang berhubungan dengan gaya hidup, perjalanan, maupun seni dan budaya.

Selanjutnya

Tutup

Fesyen Artikel Utama

Nyaman dan Gaya dengan Kain Linen

21 Mei 2019   15:10 Diperbarui: 23 Mei 2019   08:20 0 8 0 Mohon Tunggu...
Nyaman dan Gaya dengan Kain Linen
Ilustrasi kain linen. (Sumber: Background photo created by aopsan - freepik.com)

Kita tentu mempertimbangkan beberapa hal dalam memilih pakaian. Salah satu yang mungkin menjadi pertimbangan Anda adalah bahan dari pakaian itu sendiri. Bahan dasar pembuat pakaian tak jarang menjadi salah satu faktor penentu kenyamanan saat pakaian itu melekat di kulit kita. 

Apalagi jika Anda tinggal di daerah tropis, seperti Indonesia, tubuh Anda akan lebih mudah berkeringat. Oleh karena itu, pakaian berbahan dasar katun biasanya banyak menjadi pilihan masyarakat daerah tropis termasuk Anda. Salah satu alasan memilih katun adalah bahannya mudah menyerap keringat sehingga membuat kita tidak cepat gerah dan nyaman. 

Namun, di samping katun, terdapat kain linen yang bisa menjadi alternatif bahan pembuat pakaian serta memberikan kenyamanan bagi penggunanya. Tampak sekilas, kain linen mirip dengan katun. Namun, kain linen ternyata memiliki serat-serat kain yang lebih kuat dibandingkan kain katun yang terbuat dari kapas. 

Linen juga memiliki keunggulan yang hampir sama dengan katun. Daya serapnya baik sehingga cocok digunakan sebagai bahan pakaian dan dikenakan di daerah tropis.

Dikutip dari historyofclothing.com, kain linen terbuat dari serat biji rami. Pengembangannya menjadi kain yang digunakan untuk bahan pembuat pakaian, taplak meja, dan lain-lain telah dilakukan sekitar 36.000 tahun yang lalu. Pengolahan serat linen menjadi tekstil membutuhkan waktu yang lebih panjang dari serat katun. Oleh karena itu, harga kain linen cenderung lebih mahal dibandingkan dengan kain katun pada umumnya.

Berdasarkan pengalaman saya menggunakan pakaian berbahan dasar linen, saya merasakan kenyamanan seperti saya menggunakan pakaian berbahan dasar katun. Bahannya jatuh, sehingga memberikan kesan ringan dan adem saat dikenakan.

Warna-warna kain linen yang dijual di pasaran pada umumnya kalem dan natural. Kain linen tentu bisa dibuat berbagai macam model pakaian untuk laki-laki maupun perempuan, mulai dari celana pendek sampai terusan santai maupun formal. 

Ragam busana berbahan linen. (Sumber: hovelyhomeidea.com)
Ragam busana berbahan linen. (Sumber: hovelyhomeidea.com)
Salah satu keunggulan kain linen berdasarkan pengalaman saya, antara lain pakaian berbahan dasar kain linen tidak mudah melar, mudah dikeringkan, dan tekstur kainnya lembut di kulit. Meskipun demikian, kain linen tetap memiliki kekurangan. Selain harga yang lebih mahal dari katun, kain linen juga lebih mudah kusut. 

Di samping itu, seorang produsen pakaian berbahan linen pernah menyarankan agar kain linen tidak terlalu sering dicuci menggunakan deterjen kimia, karena deterjen kimia bisa merusak serat kain dan warna kain linen. Sebagai alternatif, pencucian kain linen bisa menggunakan deterjen alami seperti lerak.

Saat ini sudah cukup banyak produsen pakaian berbahan dasar kain linen yang bisa Anda jumpai di media sosial seperti Instagram. Model maupun harga yang ditawarkan masing-masing produsen beragam. Bagaimana? Tertarik untuk berburu pakaian linen?.

 

KONTEN MENARIK LAINNYA
x