Gisela Hermawan
Gisela Hermawan karyawan swasta

Suka traveling, dan menulis hal yang menarik hati

Selanjutnya

Tutup

Kesehatan

Sedikit Bicara Tentang Mi

18 Mei 2017   11:54 Diperbarui: 18 Mei 2017   11:57 56 0 0

Mie, sebuah makanan yang sangat populer di kalangan banyak orang. Ada mi ayam, mi instan, mi goreng, mi rebus, mi kuah dan lain sebagainya. Mi sebenernya berasal dari daerah "Tirai Bambu". Sudah ditemukan dari beberapa abad yang lalu. Rasa enak yang terkandung dalam mi itu sendiri, membuat para penikmat kuliner bergoyang lidah. Berbicara tentang goyang lidah, sudah banyak produsen mi, khususnya mi instan, yang mengeluarkan beberapa varian rasa.

Varian rasa yang tersaji pun makin berani. Bayangkan saja ada mi instan yang memiliki rasa pecel ayam, dendeng balado, rasa teriyaki, rasa ini, rasa itu, dan rasa lainnya. Semua mi instan tersebut memiliki rasa yang sama persis seperti makanan bukan mi yang rasanya terlabeli pada mi tersebut. Mi rasa teriyaki, pasti rasanya mirip sama teriyaki, mi rasa dendeng balado pun rasanya sama seperti dendeng balado. Jadi makin enak deh untuk menikmati segala macam rasa mi instan. Namun, berhati-hatilah dengan mi instan. Ada baiknya jangan terlalu banyak dikonsumsi ya.

Sebuah riset dari perguruan tinggi di Indonesia menyatakan jika mengonsumsi mi instan dapat mengakibatkan kerusakan hati dan ginjal karena mi instan itu mengandung proplene glycol. Sebenarnya senyawa tersebut memang banyak ditemukan di banyak makanan instan atau bahan penyedap rasa, tapi jika kebanyakan ya tidak bagus juga buat tubuh kita. Katanya juga sih kuah rebusan mi instan itu bisa mengendap dan menjadi lemak jahat pada tubuh, khususnya saluran pencernaan. Tapi yah, masa kita ga boleh makan mi yang enak? Boleh kok asal kita ga makan berlebih, takutnya ga aman. Namun ada sebuah mi yang sangat aman dikonsumsi.

Saya mendapatkan info jika sebuah mi instan yang dibalut dalam kemasan berwarna hitam dan iklannya di televisi dibintangi salah satu MC kondang Indonesia, memiliki kandungan yang aman untuk bisa dikonsumsi dalam jumlah banyak. Kenapa? Karena mi instan ini dibuat dari bahan alami katanya. Daging ayam yang digunakan juga bukan daging sintetis. Karena bukan sintetis, rasa ayamnya sangat berasa. Oke karena ini bahan alami, pernah saya coba anak saya untuk mencicipinya.

Anak saya ternyata sangat menyukainya. Percaya atau tidak, hampir setiap 2-3 hari sekali, anak saya selalu minta makanan itu sebagai kudapannya. Melihat anak saya yang masih berumur 6 tahun, dengan frekuensi makan mi instan seperti itu, alhamdulillah tidak terjadi penyakit pencernaan apa-apa pada dirinya. Sepertinya makanan mi instan ini sangat direkomendasikan sebagai salah satu makanan mi instan sehat Indonesia.

Ya, itulah sedikit pembicaraan saya dan rekomendasi saya tentang mi. Pilihlah mi yang terbaik dan enak. Ada yang bilang jika makanan terbaik adalah makanan aman yang bisa dikonsumsi anak. Jadi jika anak suka dan ketika dimakan tidak menimbulkan efek apapun padanya, berarti makanan itu aman. Terimakasih atas perhatiannya, semoga tulisan ini bermanfaat.