Mohon tunggu...
Giri Sasongko
Giri Sasongko Mohon Tunggu... Mahasiswa

Mahasiswa Universitas Mercubuana Program Studi Akuntansi

Selanjutnya

Tutup

Sosbud

Fungsi Agama serta Hubngan Hak dan Kewajiban Warga Nnegara Indonesia Saat Pandemi Covid-19

8 Juli 2020   01:54 Diperbarui: 8 Juli 2020   02:20 18 1 0 Mohon Tunggu...

Indonesia adalah negara yang bisa dikatakan negara yang damai, itu karena Indonesia mimiliki 6 agama yang berbeda dalam sebuah negara dan hidup rukun bersama. 6 agama tersebut adalah Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Budha, dan Khonghucu.                              

Pengertian Agama, Menurut KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) agama merupakan suatu system yang mampu mengatur tata keimanan dan kepercayaan serta ibadah pada Tuhan Yang Maha Kuasa disertai dengan tata kaidah yang bekaitan langsung dengan ciri pergaulan manusia dengan manusia lainnnya ataupun manusia denan lingkungan sekitarnya. Di Indonesia mayoritas masyarakat menganut agama Islam dengan jumlah 256,820,000 jiwa, sedangkan urutan kedua dengan jumlah 33,200,000 jiwa menganut agama Nasrani, 4,150,000 menganut agama Hindu, dan Budha berjumlah 1,740,000. (Sumber : Databoks.katadata.co.id)

Saat ini pandemi covid-19 masih beredar di Indonesia, Pemerintah telah melakukan beberbagai cara salah satunya dengan PSBB (Pembatasan Sosial Bersekala Besar). Pemerintah membatasi fasilitas umum, mall, restoran, bahkan tempat beribadah. Masyarakat di himbau untuk bekerja dirumah, belajar dirumah, dan beribadah dirumah untuk mencegah penularan virus covid-19 ini.

Selama pandemi, agama juga memainkan peran penting dalam membantu menahan penyebaran covid-19. Bagi umat Muslim di Indonesia mengutip Hadis Nabi Muhammad SAW "Jika Anda mendengar wabah penyakit di suatu negeri, jangan memasukinya; dan jika wabah itu pecah di suatu tempat saat Anda berada di dalamnya, jangan tinggalkan tempat itu."

Oleh karena itu, fungsi agama sangat penting saat pandemi covid-19 melanda saat ini

1. Agama bisa memperkuat toleransi antar agama, karena banyak masyarakat yang membagikan sedekah atau rezeki mereka untuk masyarakat yang mengalami krisis ekonomi yang di akibatkan oleh pandemi ini. Hal tersebut menjunjung tinggi nilai ke Bhineka-an.

2. Agama sebagai edukatif, dalam hal ini agamawan bisa membimbing para masyarakat untuk berprilaku yang baik dan benar, contoh pada masa pandemi saat ini yaitu untuk selalu taat akan peraturan seperti selalu mencuci tangan dan menggunakan masker jika berpergian.

3. Agama sebagai penolong dalam kesukaran, orang yang kurang yakin akan agamanya akan menghadapi cobaan atau kesulitan dalam hidup dengan pesimis, dalam masa pandemi saat ini agama sangat penting sebagai penguat bagi manusia dalam menjalani berbagai macam tantangan kehidupan yang tidak biasa.

Daftar pustaka

  • satu
  • dua
  • Hendropuspito, D. 1983. Sosiologi Agama. Yogyakarta: Kanisius

VIDEO PILIHAN