Mohon tunggu...
Gina Magfirah
Gina Magfirah Mohon Tunggu... Book Reviewer

Seorang polymath yang cinta novel kelas menengah (bukan kelas berat).

Selanjutnya

Tutup

Hobi

It Ends With Us [NGERACUN]

4 Mei 2019   19:58 Diperbarui: 30 Mei 2019   00:04 0 0 0 Mohon Tunggu...
It Ends With Us [NGERACUN]
https://ebooks.gramedia.com/

"Tidak ada yang namanya orang jahat. Kita semua hanya orang biasa yang kadang melakukan hal buruk."

Judul: It Ends With Us

Penulis: Colleen Hoover (2016)

Halaman: 484 Hal

Sinopsis

Semua bermula dari pertemuan tak sengaja di sebuah rooftop. Lily berusaha menenangkan diri setelah kematian ayahnya dan Ryle, dokter neurosurgeon tampan, mengaku sedang menepi dari tekanan pekerjaan. Sebagai dua orang asing yang tidak berencana bertemu lagi, mereka merasa nyaman saling berbagi kejujuran telanjang---cerita tentang luka masa lalu dan segala hal yang tidak pernah dibagi pada orang terdekat.

Beberapa bulan kemudian, takdir kembali mempertemukan Lily dan Ryle. Dengan mudah mereka menjadi pasangan yang nyaris sempurna dan penuh kebahagiaan. Kecuali satu hal: Ryle terlalu mencintai Lily hingga membuatnya sanggup memukuli kekasihnya hingga babak belur karena alasan cemburu.

Kebanyakan orang bertanya-tanya dan menyalahkan, mengapa Lily tidak pergi saja dan meninggalkan semuanya? Mengapa ia begitu naif memaafkan Ryle berulang kali? Mengapa ia bertahan dalam hubungan yang tidak sehat?

Namun, mengapa tidak ada yang bertanya alasan Ryle tega berbuat abusif? Bukankah seharusnya segala tudingan diarahkan pada pria yang tidak mampu mengendalikan emosi sebagai alasan melakukan KDRT?

Lalu bagaimana hubungan ini harus diakhiri?

Ngeracun

[hanya untuk orang-orang yang oke dengan spoiler]

Penantianku terhadap buku ini cukup lama, sekitar 3 tahun. Aku tidak berencana untuk membeli buku versi inggrisnya tidak lain dan tidak bukan karena buku terjemahan akan lebih murah harganya. Dan sekali lagi Colleen Hoover tidak pernah berhenti untuk membuatku menyukai buku-bukunya.

Bercerita tentang kisah Lily yang memiliki masa lalu buruk tentang orang tuanya, yaitu kekerasan ayahnya terhadap ibunya. Kekerasan itu berlangsung sepanjang hidupnya sampai akhirnya ayahnya meninggal di usianya yang menginjak 24 tahun. 

Kisah-kisah masa lalunya diceritakan lewat surat-surat yang ia tulis pada usia 15-16 tahun untuk Ellen DeGeneres -Lily adalah penggemar berat Ellen-

Selama bergumul dengan masa lalu Lily, masa kini Lily juga diceritakan lewat pertemuan-pertemuan dengan Ryle, seorang dokter bedah saraf ambisius, yang berakhir menjadi suaminya. Everything's at the perfect place for Lily, a loving and smart husband, good career, humorous bestfriends... she just couldn't ask for more.

Sampai akhirnya hal yang tidak ia duga dan hindari ternyata ia alami juga, Ryle memiliki temperamen yang buruk dan beberapa kali dengan sengaja berlaku kekerasan terhadap Lily. 

Buku ini menakjubkan, penuh dengan realitas. Mungkin sebagai orang yang tidak pernah mengalami kekerasan in many forms, kita bisa saja berpikir seperti Lily muda. "Seharusnya ibunya pergi saja dari ayahnya, sudah seharusnya Lily membenci ayahnya, atau seharusnya Lily tinggalkan saja pria abusif walaupun hot itu toh ia membenci perlakuan ayahnya dulu terhadap ibunya."

Tapi dalam cerita Lily, Colleen Hoover mencoba memberikan pengertian berbeda terhadap cara melalui semuanya dan memberikan keputusan yang realistis. 

Ryle wasn't a villain, he was just a regular human who did bad things. Lily yang bisa terus memaafkan Ryle diliputi cinta yang begitu luar biasa, ia mencoba berkompromi dengan segala pembenaran dan alasan yang ia buat sendiri. 

Memberi kesempatan berkali-kali pada Ryle karena merasa Ryle hanya korban masa lalu yang juga buruk. Semua jadi terasa tepat, kenapa Lily masih bisa terus bertahan, kenapa ibunya juga masih terus bertahan dengan ayahnya. Alasan-alasan yang banyak terjadi di kehidupan nyata.

"Aku melakukan ini pada diri sendiri."

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2