Mohon tunggu...
M. Gilang Riyadi
M. Gilang Riyadi Mohon Tunggu... Penulis - Author

Movie review and fiction specialist | '95 | contact: gilangriy@gmail.com

Selanjutnya

Tutup

Cerpen Pilihan

Cerpen: Ungkapkan Semua dengan Bunga

28 November 2020   16:17 Diperbarui: 28 November 2020   16:22 173
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
image by hdwal.com via pinterest

Aku baca sekali lagi pesan itu.

Arya, Ayahku meninggal.

Di tengah kemacetan kota, aku mencoba menahan tangis karena tiba-tiba teringat sosok Mama yang sudah lebih dulu dipanggil Tuhan. Aku sangat tahu rasa ini. Begitu dalam dan terus membekas hingga saat ini.

Untunglah taksi berhasil membawaku ketika matahari belum terbenam. Cuaca pun perlahan membaik meski sesekali cahaya mentari itu ditutup oleh awan. Di sana, orang-orang dengan pakaian serba hitamnya mulai meninggalkan lokasi. Seorang perempuan yang sebaya denganku masih diam di sana bersama keluarganya.

"Arya!" serunya ketika melihat aku yang mulai mendekat.

Aku langsung memeluknya, membiarkan kemejaku basah karena air matanya.

"Ayah udah pergi, Ar," katanya terus menangis.

"Seenggaknya Ayah kamu udah nggak merasakan sakit lagi."

Aku bisa merasakan ada sesuatu yang hilang pada dirinya, sama sepertiku ketika kehilangan Mama. Tapi, aku tak boleh terbawa suasana. Aku terus mendekapnya untuk membuat perasaannya lebih baik.

Begitu perempuan ini tenang, aku menyimpan bunga lili yang tadi dibawa tepat di samping tanah yang masih basah itu. Aku mengusap nisan kayu itu pelan seakan sedang membelai seseorang.

"Tugas Om sudah selesai. Sekarang, biar aku yang menjaga Tia."

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
  6. 6
Mohon tunggu...

Lihat Konten Cerpen Selengkapnya
Lihat Cerpen Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun