Mohon tunggu...
Gilang Fikri
Gilang Fikri Mohon Tunggu... UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH RIAU

NAMA : GILANG FIKRI ANDRIZAL NIM : 180301116 UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH RIAU FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS PROGRAM STUDI AKUNTANSI

Selanjutnya

Tutup

Humaniora

Amal Usaha Muhammadiyah

16 Januari 2020   18:22 Diperbarui: 16 Januari 2020   18:21 11211 0 0 Mohon Tunggu...

Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) adalah salah satu usaha yang dibangun oleh Persyarikatan untuk mencapai maksud dan tujuannya, yakni menegakkan dan menjujung tinggi agama islam. Semua bentuk kegiatan amal usaha Muhammadiyah harus mengarah kepada terlaksananya maksud dan tujuan Persyarikatan, dan seluruh pimpinan serta pengelola amal usaha berkewajiban untuk melaksanakannya.

Macam-Macam Amal Usaha Muhammadiyah

1.  Bidang Keagamaan

Bidang ini adalah pusat semua kegiatan Muhammadiyah, serta menjadi dasar dan jiwa setiap amal usahanya. Terkait dengan amal usaha di bidang lain, baik pendidikan, kemasyarakatan, kenegaraan, dan lain-lain, kesemuannya tidak terpisah dari jiwa, dasar dan semangat keagamaan. Diantara usahanya adalah membentuk Majelis Tarjih pada 1927, lembaga yang menghimpun ulama dalam Muhammadiyah yang secara rutin melakukan permusyawaratan, memberikan fatwa, dan membuat tuntunan dalam bidang keagamaan yang sangat bemanfaat bagi masyarakat.

Selain itu, usaha di bidang keagamaan ini juga bisa dilihat dari kepeloporan Muhammadiyah dalam penentuan awal puasa Ramadhan dan Idul Fitri dengan metode hisab sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan. Muhammadiyah juga tercatat sebagai organisasi pertama yang mendirikan mushala khusus wanita, meluruskan arah kiblat, memberikan tuntunan zakat profesi dan lain-lain.

2.  Bidang Pendidikan

Bidang amal usaha yang dirintis pertama kali adalah sebuah sekolah di rumahnya dan biaya penyelenggaran pendidikan pun ditanggungnya sendiri dan juga merupakan salah satu faktor penyebab lahirnya Muhammadiyah adalah tidak efisiennya lembaga pendidikan di Indonesia saat itu. Lembaga pendidikan yang tersedia sudah tidak memenuhi kebutuhan dan tantangan zaman lagi, sehingga isi, metode pengajaran, bahkan sistemnya juga harus dirombak.

Kini lembaga-lembaga pendidikan Muhammadiyah sudah berkembang luas di pelosok tanah Air. Hingga tahun 2005. Muhammadiyah memiliki 1132 Sekolah Dasar (SD), 1769 Madrasah/Ibtidaiyah (MI), 1184 Sekolah Menangah Pertama (SMP), 534 Madrasah Tsanawiyah (MTs), 511 Sekolah Menengah Atas (SMA), 263 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), 172 Madrasah Aliyah (MA), dan 67 pondok pesantren. Adapun dibidang pendidikan tinggi, hingga tahun itu Muhammadiyah memiliki 36 universitas, 70 sekolah tinggi, 55 akademi dan 4 politeknik.

3.  Bidang Kemasyarakatan

Hingga tahun 2005, dalam bidang kesehatan Muhammadiyah memiliki 345 amal usaha, baik berupa rumah sakit umum, rumah sakit bersalin, rumah bersalin, balai kesehatan masyarakat, maupun layanan kesehatan yang lain. Dalam bidang kesejahteraan sosial, Muhammadiyah telah memiliki 330 amal usaha, baik yang berbentuk panti asuhan yatim, panti jompo, balai kesehatan sosial, santunan keluarga, panti wreda/manula, santunan wreda/manula, panti cacat netra, maupun santunan kematian. Dalam bidang ekonomi, hingga 2005 Muhammdiyah memiliki 5 bank perkreditan rakyat (BPR), 190 Baitut Tamwil Muhammadiyah, dan 808 Koperasi (warga) Muhammadiyah.

4.  Bidang Politik Kenegaraan

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x