Mohon tunggu...
Gilang Dejan
Gilang Dejan Mohon Tunggu... Jurnalis - Sports Writers

Tanpa sepak bola, peradaban terlampau apatis | Surat menyurat: nagusdejan@gmail.com

Selanjutnya

Tutup

Bola Artikel Utama

Tindakan Aguero kepada Massey-Ellis dalam Kacamata Seksisme

19 Oktober 2020   22:46 Diperbarui: 20 Oktober 2020   05:47 2674
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
(Gambar disadur dari Sky Sports)

Anggota parlemen Britania Raya sejak 2010, Alison McGovern, menanggapi hal ini, "Mengerikan. Lepaskan tanganmu dari lehernya," tulis dia melalui akun twitter pribadinya yang tervalidasi, @Alison_McGovern.

Pandit dan eks pemain Liga Primer pun menyikapi insiden ini dengan rasa sinis yang sama. Alan Shearer dan Ian Wright yang tampil di sebuah acara yang dipandu oleh Gary Lineker menyampaikan pandangannya terkait hal ini.

"Dia seharusnya tidak meletakkan tangannya di atas asisten wasit. Itu tidak terlihat bagus, dia seharusnya tidak melakukannya," ucap Alan Shearer dalam program televisi Match of the Day BBC (MOTD).

"Apa itu tadi? Tidak perlu, tidak perlu menggurui. Rasanya sangat canggung," Ian Wright menanggapi di acara yang sama, MOTD.

Bukan yang Pertama bagi Massey-Ellis

Sian Louise Massey-Ellis menjadi wasit profesional sejak 2010. Setahun sebelumnya, Ia sudah terdaftar sebagai wasit FIFA. Massey-Elis juga cukup sering tampil di pertandingan atau turnamen sepak bola wanita. Beberapa kali namanya sempat tercatat sebagai perangkat pertandingan di Piala Dunia Wanita dan Liga Champions Wanita.

Konon, atas prestasinya yang malang melintang di dunia perwasitan, Massey-Ellis pun dianugerahi gelar bangsawan pada tahun 2017 silam oleh kerajaan Inggris. Wanita yang menikah dengan seorang wasit bernama Robert Ellis itu memiliki gelar MBE di belakang namanya. Sama persis seperti Marcus Rashford.

Tentu dengan pengalamannya yang panjang sebagai wasit, perlakuan dengan narasi seksis bukan kali pertama ini saja terjadi. Pada tahun 2011, Andrew Mullen Gray dan Richard Keys melontarkan ujaran seksis pada Massey-Ellis.

Andy Gray yang bukan komentator kacangan melontarkan semacam kalimat guyonan kepada Massey-Ellis yang saat itu tengah bertugas sebagai hakim garis di pertandingan Liga Primer Inggris antara Wolverhampton Wanderers dan Liverpool di Molineux Stadium, 22 Januari 2011.

Keduanya mempertanyakan keputusan Massey kala Meireles telah berada di posisi offside saat menyambut umpan Christian Poulsen dan berujung gol. Gray dan Keys menganggap Massey keliru dalam hal ini.

Pria asal Skotlandia itu awalnya tak menyadari bahwa mikroponnya dalam keadaan menyala karena sejatinya percakapan keduanya terjadi saat siaran sedang off-air. Tak pelak rekaman keduanya dengan topik mengolok-olok Massey pun terdengar di studio Sky. Dan rumitnya lagi, video percakapan itu menyebar luas dan langsung menjadi santapan empuk media di Inggris.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Mohon tunggu...

Lihat Konten Bola Selengkapnya
Lihat Bola Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun