Mohon tunggu...
Gilang Dejan
Gilang Dejan Mohon Tunggu... Sports Writers

Tanpa sepak bola, peradaban terlampau apatis | Surat menyurat: nagusdejan@gmail.com

Selanjutnya

Tutup

Travel Artikel Utama

Manuver Pragmatis Sektor Industri Pariwisata Thailand di Tengah Pandemi

19 Agustus 2020   21:54 Diperbarui: 23 Agustus 2020   02:01 372 7 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Manuver Pragmatis Sektor Industri Pariwisata Thailand di Tengah Pandemi
Foto oleh Mladen ANTONOV / AFP

Sebelum melakukan perjalanan wisata di masa pandemi para pelancong tentu butuh perencanaan yang sangat matang. Bukan perkara merencanakan keuangan atau tempat wisata paling tren seperti biasa dilakukan, melainkan mereka mesti amati juga faktor lain dari wilayah atau negara yang akan dikunjungi. Apakah tempat tersebut terbilang kondusif atau punya risiko tinggi dalam aspek penyebaran covid-19 ini.

Baru-baru ini, seperti dinukil Malay Mail, Tourlane, sebuah startup perjalanan yang berbasis di Berlin telah merilis daftar tujuan paling aman bagi wisatawan internasional di masa pandemi. 

Penghimpunan data dilakukan pada Senin (10/8) dan diawasi langsung oleh kepala keselamatan Tourlane, Johann Jones. Mereka menganalisis berbagai metrik yang bisa memengaruhi liburan turis internasional di luar negeri di tengah masifnya penyebaran virus corona.

Kriteria yang dijadikan indikator penelitian ini beberapa diantaranya ialah kualitas dan jam sinar matahari per hari untuk aktivitas outdoor serta tingkat keamanan nasional dalam kurun waktu 14 hari dari kasus baru covid-19 yang diterbitkan oleh Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Eropa (ECDC).

Selain itu, yang termasuk ke dalam indikator penilaian lainnya adalah tingkat kepadatan penduduk setempat dan skor kapasitas Peraturan Kesehatan International (IHR). 

Sebuah lembaga yang melakukan evaluasi kemampuan suatu negara untuk menanggapi risiko kesehatan publik dan keadaan darurat yang menjadi atensi nasional maupun internasional.

Dan negara yang dianggap paling aman untuk berwisata pada masa pandemi versi Tourlane adalah Thailand. Dengan skor IHR sebesar 85 persen, Negeri Gajah Putih menarasikan jaminan lewat kepadatan populasi yang tidak terlalu ramai alias sedang dan jumlah kasus baru yang sangat rendah.

Hingga Selasa (18/8) misalnya, jumlah kasus yang dikonfirmasi di negara tersebut mencapai 3.381 kasus positif dengan 58 pasien yang meninggal dunia. Serta 125 pasien yang masih berada di ruang perawatan.

Meski demikian, para pelancong internasional belum bisa lega sepenuhnya sebab perbatasan Thailand saat ini masih ditutup untuk semua aktivitas yang masuk kecuali bagi pebisnis atau diplomat hingga 2021. Namun, tak perlu berlarut dalam penyesalan. 

Sebab dalam rilis daftar yang dibuat oleh Tourlane ada sekitar 10 negara termasuk Thailand yang diklaim aman untuk dikunjungi selama pandemi ini.

Di bawah Thailand ada Yordania, Polinesia Perancis, Yunani, Uruguay, Italia, Kamboja, Jepang, Irlandia, dan Botswana. Agaknya negara yang terdaftar bisa jadi pelarian bagi para pelancong meskipun tengah terjadi krisis kesehatan global.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x