Mohon tunggu...
Giens
Giens Mohon Tunggu... freelancer

I like reading, thinking, and writing.

Selanjutnya

Tutup

Media

Membiasakan Diri dengan Error Kompasiana

29 April 2016   01:19 Diperbarui: 3 Juni 2016   13:58 172 14 19 Mohon Tunggu...

Kabarnya, Kompasiana kadang-kadang error. Hanya kadang-kadang, tidak selalu. Sebagian kompasianer yang terpaksa sering mengalami, biasanya memaklumi. {Yang terpaksa itu sering mengalaminya, klo memakluminya sih ikhlasss}. Toh ada suatu waktu di mana Kompasiana diakses maupun ditambahi artikel dengan lancar jaya. Hanya saja waktunya tak tentu. Maksudnya bukan tak tentu seperti jadwal siluman pemadaman listrik PLN malam-malam. "Tak tentu" di sini maksudnya tak bisa disebut siang-malamnya atau pagi-sorenya. Karena Kompasiana diakses dari seluruh belahan dunia. Kompasianer A mungkin bilang sudah malam jam 12-an, tapi bagi kompasianer S bisa jadi masih sore jam 8-an. Pokoknya di tiap belahan dan zona waktu ada saja kompasianer yang jaga gawang. Jadinya nanti kalau kiamat bisa kabar-kabaran mana yang mengalami duluan. Semoga saja Kompasiana tidak sedang error saat itu tiba.

Error Kompasiana bermacam-macam. Dari gagal login, gagal komen, gagal voting, hingga gagal posting. Semua itu tetap perlu disyukuri. Masih beruntung, daripada gagal jantung. Melalui tulisan ini saya hendak berbagi "pemahaman" tentang beberapa error di Kompasiana, terutama saat posting / publish tulisan.

  1. Kalau Muncul peringatan "Internal Server Error" setelah klik tombol publish atau tayang, maka tulisan biasanya sudah tersimpan di server. Hanya saja, belum nempel ke halaman akun pembuatnya. Kalau baru beberapa saat menayangkan, bisa langsung dicek dulu kemunculannya di halaman Kompasiana yang berisi tulisan-tulisan terbaru. Untuk mengaksesnya, si penulis perlu mencarinya dengan search engine lebih dulu. Atau kalau mau bersabar, tunggulah hingga belasan jam kemudian niscaya tulisan akan "dikembalikan". Dalam kasus seperti ini, berulang kali klik tombol "Tayang" hanya akan mengakibatkan postingan berulang/ dobel. Sebaiknya jangan dilakukan.
  2. Kalau muncul tulisan "Blocked post" setelah klik tombol "tayang", berarti tulisan akan dimoderasi lebih dulu. Ada dua kemungkinan. Pertama, tulisannya ditolak karena memuat konten yang dianggap melanggar ketentuan Kompasiana. Kedua, ada kesalahan identifikasi otomatis sehingga tulisan dianggap melanggar, padahal tidak. Jika yakin tulisan yang dibuat tidak melanggar ketentuan, maka pembuat tulisan dapat berharap tulisannya dikembalikan beberapa hari kemudian. Tidak perlu merevisi dan mem-publish ulang karena nanti jadinya malah dobel postingannya.

Sudah itu dua saja. Tujuannya memang supaya tak banyak lagi tulisan yang sama judul dan isinya tayang berulang-ulang dan memenuhi daftar antrean. Hanya karena penulisnya tak menyadari bahwa artikelnya sudah tersimpan dan tayang lalu meng-klik lagi tombol Publish atau Tayang, kacaulah dunia pertulisan. Apalagi admin masih perlu ribuan pertimbangan untuk meng-otomatis-kan penerapan aturan jeda waktu tayang.

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x