Mohon tunggu...
giawa amonio
giawa amonio Mohon Tunggu... PELAJAR

JALAN TERUS

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Sosbud & Agama

Upaya dalam Membentuk Moralitas Remaja

16 Januari 2021   06:52 Diperbarui: 18 Januari 2021   20:00 200 3 0 Mohon Tunggu...

Seperti yang kita ketahui pada saat-saat sekarang, masih banyak kaum pemuda terutama remaja yang masih belum mengenal apa itu moralitas. para kaum pemuda terutama remaja saat ini sudah banyak yang tidak peduli tentang moralitas, kesadaran untuk belajar mulai punah akibat perkembangan zaman yang begitu pesat di masyarakat saat ini. Untuk itu sebelum kita menlanjutkan, kita harus mengetahui arti dari moralitas.

Moralitas berasal dari kata dasar moral, yang mana kata Moral dibagi menjadi dua kata yaitu mos dan mores yang mana mos artinya kebiasaan atau tradisi sedangkan mores artinya kesusilaan atau perilaku. Jadi moral adalah suatu ajaran positif mengenai sifat, akhlak dan perilaku sesorang, yang mana di dalamnya terkandung nilai -nilai moralitas yang berlaku dalam kehidupan sehari - hari. Moral di masyarakat saat ini sudah mulai punah. Anak-anak dan remaja sudah tidak sopan atau santun kepada yang lebih tua dan juga orang tua sudah mulai sibuk dengan diri sendri tanpa peduli dengan tanggung jawab. Pada  saat sekarang ini, teknologi sudah sangat canggih salah satu contoh yaitu gadget.

Gadget adalah sebuah elektronik kecil. Gadget sudah banyak disalah gunakan di masyarakat. Anak- anak dan orangtua sudah mulai jarang komunikasi karena sibuk pada gadget masing-masing. Anak-anak sudah tidak peduli sekitar. Sudah banyak yang kita ketahui saat ini, gadget sudah banyak digunakan dalam hal-hal negatif yang cenderung merusak moralitas seseorang contohnya, merencenakan hal- hal kejahatan dangan mengunakan gadget, menyebarkan berita hoak dan juga mengakses situs-situs pornogrfi. Inilah salah satu alasan kenapa moral sudah mulai punah atau berkurang dimasyarakat Seperti yang kita lihat saat ini krisis moral telah melanda kehidupan remaja, hal itu di sebabkan  karena pada tingkat remaja ini, anak masih mengalami ketidakpastian dan sedang mencari jati diri yang sesungguhnya.

Sebelum kita bahas lebih lanjut kita harus mengetahui apa itu remaja. Remaja adalah masa dimana antara anak-anak menuju dewasa. Pada masa ini manusia tidak disebut orang masih anak-anak dan juga bukan orang dewasa.

Pada masa ini sedang terjadinya peralihan status dari anak-anak ke remaja. Pada posisi ini dimana anak-anak beranjak  remaja, sangat sulit bagi meraka untuk menyesuaikan diri. Seperti hal pada sifat, akhlak dan perilaku. Untuk itu Muhammadiyah salah satu sumber dalam  membantu para remaja untuk bisa menghadapi masa-masa saat ini terutama dalam membentuk moralitas. Sebelum kita lanjut pemabahasan, kita harus tau apa itu Muhammadiyah dan latar bekakang Muhammdiyah. Muhammadiyah merupakan sebuah organisasi islam yang besar di Indonesia.

Organisasi muhammadiyah didirikan oleh K.H. Ahmad Dahlan di Kampung Kauman Yogyakarta pada tanggal 18 November 1912. Salah satu tujuan Muhammadiyah adalah membangun tata sosial dan pendidikan masyarakat  yang lebih maju dan terdidik. Salah satu bentuk usaha Muhammdiyah dalam membetuk moral remaja adalah dengan mendirikan madrasah-madrasah dan pesantren dimana dalam bentuk pelaksaannya dilandasi dengan nilai teologis. Dalam hal ini Muhammadiyah memiliki peran penting untuk melakukan revolusi moral khususnya pada remaja, dengan melakukan pembinaan moralitas pada generasi muda yang mana sesuai dengan visinya yakni Mempersiapkan kader dan generasi muda Indonesia untuk siap menghadapi tantangan masa depan yang lebih beragam dan penuh dinamika. Untuk membentuk moral seorang remaja tidaklah mudah karena masa yang mereka hadapi adalah masa perubahan yang sulit untuk mereka terima.

Remaja pada usia 10-21 tahun harus dibentuk dengan pendidikan yang berkarakter untuk memudahkan remaja mengimplementasikan nilai positif dalam kehidupan sehari-hari. Nilai positif dalam pendidikan karakter yang teologis mampu membentuk remaja yang unggul dan mampu mencapai derajat keiamanan dan ketaqwaan yang sempurna, apabila mereka memiliki kedalaman ilmu pengetahuan.Moral yang baik harus ditanamkan untuk setiap remaja agar ilmu pengetahuan dan keterampilan yang mereka punyai tidak disalahkan gunakan dalam kehidupan sehari-hari tetapi mereka gunakan untuk mencapai cita-cita Bangsa dan Negera yang luhur. Madrasah-madrasah dan pesantren salah satu sarana untuk membentuk moral remaja dalam upaya untuk mempersiapkan remaja dalam menghadapi tantangan ke depan.

Selain beberapa tahapan pembinaan diatas juga harus di lakukan proses pembinaan kembali maksudnya adalah memperbaiki kembali moral yang telah rusak, atau membina moral kembali dengan cara yang berbeda. Biasanya cara ini ditujukan kepada orang dewasa yang telah melewati umur 21 tahun yang belum terbina agamanya, baik karena kurang serasinya pembinaan moral agama yang didapatkannya dulu, maupun karena belum pernah sama sekali mengalami pembinaan moral sengaja. Untuk mengadakan pembinaan moral terhadap remaja yang moralnya memburuk adalah dengan menganalisa penyebab dan kondisi remaja itu sendiri. Pelanggaran yang disebabkan melalui perkembangan IPTEK antara lain pergaulan yang bebas dampak dari budaya luar masuk kedalam masyarakat. Akan lebih efektif apabila dengan tetap menggunaka kemajuan IPTEK, akan tetapi di arahkan kepada kegiatan-kegiatan yang positive. Dan juga diperlukan kecakapan, kemampuan, dan seni tertentu yang sesuai dengan kondisi remaja tersebut.


Penulis : Amonio Giawa, Siswa Teknologi Informasi ITB Ahmad Dahlan Karawaci

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x