Mohon tunggu...
M. Ghaniey Al Rasyid
M. Ghaniey Al Rasyid Mohon Tunggu... Pemuda yang mencoba untuk menggiati kepenulisan

Orang yang hebat yaitu orang yang mampu untuk mempertahankan prinsip mereka dari beberapa kontradiktif

Selanjutnya

Tutup

Hobi Artikel Utama

Potret Komplek Toko Buku Gladak Kini dan Nanti

12 Januari 2021   18:08 Diperbarui: 13 Januari 2021   21:17 223 14 1 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Potret Komplek Toko Buku Gladak Kini dan Nanti
Sumber: solopos.com

Di tengah kemajuan teknologi ada yang menarik di tengah Kota Solo yang sering dijadikan objek perburuan intelektual. Komplek Toko Buku Gladak Namanya. Di sana disajikan buku dari yang baru hingga bekas dengan kualitas yang tidak bisa dipandang remeh. Buku akan terus hidup, karena reproduksi pengetahuan oleh para pembaca dan pemikinya. 

Di bawah pohon nan rindang di situlah terdapat ruang dan sumber intelektual dan banyak pegiat ataupun pecinta literasi berburu pasokan pengetahuan. Mulai dari tengah, kanan, hingga kiri disajikan banyak kategori buku yang bisa didapatkan mahasiswa ataupun masyarakat dalam memilah interes buku yang mereka cari.

Solo yang dihuni banyak macam suku ini, tak lain karena adanya berbagai universitas yang dijadikan sebagai ruang tempa pembelajaran. Tak jarang, banyak mahasiswa yang mengunjungi tempat tersebut untuk memperkaya khasanah pengetahuan agar tak kecut ketika diuji masalah keilmuan.

"Nggladak" ataupun "Gladak" sering dijadikan julukan, dan terkenal dan tak asing didengar karena sering dijadikan target kunjungan bagi mahasiswa ataupun masyarakat yang haus untuk mencari buku.

Aroma buku yang lawas itu tak segan-segannya menjadi daya tarik beberapa pengunjung untuk berlama-lama membaca  dan juga ada beberapa yang fokus untuk mencari substansi dan esensi dari mencari buku untuk keperluan yang lebih matang yaitu kepentingan reproduksi pengetahuan. Memang tak bisa diingkari bahwasannya gladak sebagai salah satu morcusuar pasokan pengetahuan masyarakat Solo.

Pasar Gladak dan Reproduksi Pengetahuan

Berbicara tentang intelektual maka tak jauh untuk berbicara tenang buku. Intelektual terbentuk karena benturan nalar yang berlanjut untuk mendapatkan arti dan interpretasi dari setiap proses kehidupan yang dijalani. Susah untuk para intelektual itu hidup satu haripun tanpa satu paket buku.

Haus dan haus atas pengetahuan sebagai sebuah cerminan bagaimana penghargaan dan cintanya mereka kepada pengetahuan yang dijadikan sebagai pegangan untuk bisa mengasihi dan berbagi atas ilmu yang telah didapatkan.

Komplek Toko buku Gladak bukanlah toko buku satu-satunya yang berada di Kota Surakarta. Ada pula toko buku Sriwedari yang berlokasi di kompleks Sriwedari Kota Surakarta. 

Sebenarnya banyak objek tempat yang mulai bermunculan untuk kepentingan penguatan intelektualitas melalui buku. Dan berjalannya waktu, banyak penerbit yang mulai menjejakan kaki untuk menjadi pemain baru provider literasi.

Hampir setiap bulan pemilik toko memperbarui pasokan buku untuk dipasasrkan setiap harinya di toko tersebut. Kebanyakan buku yang dipasarkan adalah buku bekas yang mempunyai nilai nominal berfariatif. Ketelitian dan kesabaran perlu sekali untuk mendapatkan buku yang berkualitas.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
VIDEO PILIHAN