Mohon tunggu...
Gerard ChristianReynaldi
Gerard ChristianReynaldi Mohon Tunggu... Aku siap

Atma Jaya Yogyakarta

Selanjutnya

Tutup

Humaniora

Jangan Sembarang Datang ke Pernikahan, Ada Tips-tips Bagus untuk Kalian!

24 November 2020   17:08 Diperbarui: 24 November 2020   17:10 10 2 0 Mohon Tunggu...

Komunikasi merupakan proses sosial yang sangat erat kaitannya dengan aktivitas manusia karena hampir semua kegiatan yang dilakukan manusia didasari oleh komunikasi. Komunikasi terbagi menjadi dua yaitu komunikasi verbal dan komunikasi nonverbal. Komunikasi verbal adalah cara penyampaian pesan dengan cara lisan atau tulisan, sedangkan komunikasi nonverbal adalah penyampaian pesan melalui gedakan tubuh sebagai sinyal. 

Menjadi tamu undangan di sebuah pesta tentunya dierlukan adaptasi terkait cara berkomunikasi  karena disetiap pesta memiliki lingkungan dan suasana yang berbeda. Agar kita dapat menyampaikan pesan verbal dan nonverbal secara efektif didalam sebuah pesta maka dalam artikel ini akan diberikan sebuah tips supaya keefektifan berkomunikasi dalam sebuah pesta dapat tercapai.

Di Indonesia banyak pesta yang diselenggarakan dengan melibatkan banyak tamu undangan salah satunya pesta sakral yaitu pesta pernikahan. Biasanya dalam sebuah pesta pernikahan akan banyak tamu udangan yang bertujuan untuk memeriahkan hari bahagia sang mempelai wanita juga pria. Sebagai bagian dari sebuah pesta tamu undangan harus mengetahui bagaimana cara yang tepat untuk menjadi tamu undangan yang baik. Berikut beberapa tips yang bisa dilakukan untuk menghadiri pesta pernikahan:

1.Hindari Kosakata Rumit

Ketika datang dalam sebuah pesta pernikahan maka seringkali kita akan bertemu dengan rekan-rekan yang juga mengenal kedua mempelai. Ketika kita bertemu dengan teman maka ketika berbicara usahakan jangan terlalu panjang lebar melainkan hanya seperlunya saja. 

Hal ini dikarenakan dalam situasi keramaian maka kita cinderung lebih asik mengobrolkan hal-hal kecil yang mengasikkan daripada bercerita panjang lebar mengenai diri masing-msaing pribadi sehingga komunikasi verbal akan lebih efektif.  Selain itu, dengan menanyakan hal-hal kecil namun asik juga merupakan bentuk dari menghargai waktu orang lain karena tidak menganggu  kenyamanan orang lain yang sedang ikut berpesta. 

Untuk menghindari kosakata rumit, tips yang diberikan salah satunya dengan menggunakan bahasa nonverbal yaitu bahasa dari gerakan tubuh yang bisa menghasilkan sebuah makna. Ketika kita melihat rekan kita dari jarak jauh kita bisa melambaikan tangan dengan mulut tersenyum hal ini biasanya dimaknai dengan sapaan dari jarak jauh. 

Jika dengan orang lain kita bisa mengobrol maka bukan berarti dengan orang yang tidak dikenal kita mengabaikan. Untuk berinteraksi dengan orang yang tidak dikenal kita bisa memberikan senyuman ketika saling bertatapan selain menjadi bentuk sapaan hal ini juga bisa memberikan kesan ramah bagi orang lain dari diri kita.

2. Berpakaian Rapi dan Sopan

Sebagai perayaan sakral maka kita sebagai tamu undangan pesta pernikahan hendaknya dalam berpakaian disesuaikan dengan tema acara. Biasanya laki-laki ketika datang ke pesta resepsi menggunakan pakaian batik, atau kemeja, bahkan jas dan bukan kaos biasa. Hal ini dikarenakan pernikahan merupakan acara semi formal sehingga untuk memberikan kesan santai namun formal kita bisa menggunakan kemeja yang dipadukan dengan sepatu santai semacam sneakers atau yang lainnya.

Jika laki-laki menggunakan kemeja biasanya wanita ketika menghadiri pesta cinderung menggunakan gaun atau kebaya karena merupakan bentuk kesopanan dalam menghadiri sebuah acara. Tak lupa, para wanita biasanya menggunakan make up untuk dirinya sehingga kesan pesta akan melekat disuasana tersebut. Secara nonverbal kita menggunakan pakaian yang rapi dan sopan merupakan bentuk penghargaan kepada orang-orang yang memberikan kesempatan kepada kita untuk hadir disebuah acara.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x
24 November 2020