Mohon tunggu...
Annisa Rahmatia
Annisa Rahmatia Mohon Tunggu... Mahasiswi.

an ordinary student, daughter, and teleporter. Beware, I can be anywhere (as long as I got money to travel).

Selanjutnya

Tutup

Media

Menyajikan Berita dalam Hitungan 'Detik' ala Detik.com!

6 Mei 2020   08:16 Diperbarui: 6 Mei 2020   08:26 31 1 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Menyajikan Berita dalam Hitungan 'Detik' ala Detik.com!
1-5eb20d88097f3672273bff92.jpg

Salah satu media daring terkemuka di Indonesia, detik.com, berkomitmen untuk menyajikan berita secara cepat dan akurat. Akan tetapi, hal tersebut tidak mudah dilakukan. Butuh banyak kemampuan dan ketelitian yang harus dimiliki oleh setiap jurnalisnya.

Minggu lalu, saya berkesempatan untuk mendengarkan sharing dari mbak Elsa, asisten redaktur di detik.com. Beliau menjelaskan banyak hal kepada kami, terutama menjawab rasa penasaran teman-teman mengenai produksi berita yang cepat dan akurat. Bagaimana jurnalis di detik.com melakukan hal tersebut? Mbak Elsa sudah memberikan kepada kami jawabannya!

Persiapan Fisik dan Mental

Kondisi mental yang prima dibutuhkan untuk menjadi seorang jurnalis.
Kondisi mental yang prima dibutuhkan untuk menjadi seorang jurnalis.

Kondisi fisik dan mental yang prima wajib dimiliki oleh setiap jurnalis. Bekerja di media daring yang mengutamakan kecepatan membuat jurnalis harus siap dengan segala tekanan yang ada. Mbak Elsa mengatakan tekanan dari redaksi sangat besar.  Jurnalis juga harus siap untuk berhadapan dengan kondisi lapangan, termasuk narasumber yang belum tentu kooperatif.

Kemampuan Multitasking

Kemampuan multitasking adalah inti dari jurnalisme multimedia di detik.com
Kemampuan multitasking adalah inti dari jurnalisme multimedia di detik.com

Setelah mengikuti beberapa webinar dan sharing dengan praktisi media, kini saya menyadari jika multitasking adalah salah satu kemampuan inti yang harus dikuasai oleh jurnalis masa kini! 

Untuk memproduksi sebuah berita dengan cepat, tidak jarang jurnalis detik.com menulis berita langsung ketika peristiwa sedang berlangsung. Misalnya saat pelantikan Kapolri Tirto Karnavian oleh DPR. Mbak Elsa mengatakan ia menulis berita saat peristiwa masih berlangsung. Akan tetapi, jurnalis tetap harus melakukan perekaman. Ia bekerja sama dengan jurnalis partnernya untuk merekam dan melakukan wawancara doorstop setelah acara selesai. 

Kemampuan Foto dan Merekam Video

Kemampuan untuk merekam video dan mengambil foto diperlukan oleh jurnalis detik.com
Kemampuan untuk merekam video dan mengambil foto diperlukan oleh jurnalis detik.com

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x