Mohon tunggu...
Annisa Rahmatia
Annisa Rahmatia Mohon Tunggu... Mahasiswi.

an ordinary student, daughter, and teleporter. Beware, I can be anywhere (as long as I got money to travel).

Selanjutnya

Tutup

Media Pilihan

Kompas.id: "Koran" dalam Satu Genggaman

22 April 2020   09:13 Diperbarui: 22 April 2020   13:59 48 1 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Kompas.id: "Koran" dalam Satu Genggaman
Kompas.id kini hadir untuk memudahkan pengguna mengakses informasi | dok. kompas.com

Semenjak hadirnya teknologi multimedia, keberadaan koran terkesan semakin tersisih. Hal ini dibuktikan dengan merebaknya jumlah media online yang beroperasi di Indonesia, yaitu sekitar 40.000 media online. Situasi peralihan dari analog ke digital menyebabkan media surat kabar harus bertransformasi ke dalam bentuk digital.

Kegiatan kuliah daring yang sangat menarik bersama Mas Haryo | dokpri
Kegiatan kuliah daring yang sangat menarik bersama Mas Haryo | dokpri

Obrolan menarik saya dan teman-teman bersama mas Hary Damardono membuka wawasan kami tentang transisi dari analog ke digital tersebut. Mas Hary merupakan Deputy Managing Editor di Harian Kompas, yang kini juga menangani Kompas.id. Kompas.id merupakan salah satu online media platform yang menyediakan versi e-paper  Harian Kompas untuk para pembacanya.

Kompas.id, bentuk digital dari Harian Kompas | dok. Kompas.id
Kompas.id, bentuk digital dari Harian Kompas | dok. Kompas.id

Dilansir dari website resminya, Kompas.id mulai merintis format e-paper pada Juli 2008 berupa replika digital di internet. Pada 2015, e-paper Kompas dialihkan ke situs print.kompas.com sebelum pada akhirnya terbentuk Kompas.id pada Maret 2018.

Kompas.id menawarkan berita yang dalam dan mendetail | dok. Kompas.id
Kompas.id menawarkan berita yang dalam dan mendetail | dok. Kompas.id

Sering disamakan dengan kompas.com, media online milik Kompas Group, Kompas.id merupakan platform yang berbeda meskipun bergerak secara daring. Tidak seperti media daring lain yang mengutamakan kecepatan, Kompas.id lebih mengutamakan kedalaman dan kualitas berita. Meskipun dikerjakan oleh orang-orang yang tadinya tidak memiliki habit digital, Kompas.id kini mampu menyajikan konten yang dalam, detail, dan tersaji dalam beberapa format seperti teks, audio, dan gambar.

Kompas.id memiliki tulisan yang lebih dalam daripada Harian Kompas karena tidak terbatas jumlah kolomnya. Berita-berita yang disajikan di Kompas.id sama dengan yang tersedia di Harian Kompas. Memiliki jumlah kolom yang tidak terbatas, Kompas.id mampu menyajikan berita yang lebih mendalam. Surat kabar yang bertransformasi menjadi berformat online ini lebih mengedepankan kedalaman berita dibandingkan dengan kecepatan.

Tidak seperti wartawan zaman dulu yang hanya menulis, wartawan Kompas.id wajib memiliki kemampuan multitasking dan multimedia. Wartawan kompas.id kini tidak hanya menulis, namun juga memotret, merekam video dan melakukan live report. Akses pengiriman berita menjadi lebih mudah dan praktis karena alatnya sudah tidak begitu berat. Hanya dengan satu atau dua gawai, wartawan bisa menyajikan berita yang dalam dan menyeluruh.

Jurnalisme multimedia di Kompas.id

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x