Mohon tunggu...
Annisa Rahmatia
Annisa Rahmatia Mohon Tunggu... Mahasiswi.

an ordinary student, daughter, and teleporter. Beware, I can be anywhere (as long as I got money to travel).

Selanjutnya

Tutup

Media

Multimedia Storytelling, from Photo Journalism to Multimedia Journalism

11 Februari 2020   23:25 Diperbarui: 12 Februari 2020   08:37 85 0 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Multimedia Storytelling, from Photo Journalism to Multimedia Journalism
multimedia

Istilah multimedia yang mulai dikenal sejak tahun 1962 memberi peningkatan terhadap kualitas kegiatan jurnalisme yang semakin jelas dan menyeluruh. Menurut David Campbell, "Multimedia" merupakan bentuk dari revolusi digital yang memungkinkan berbagai elemen seperti gambar, suara, grafis, dan teks untuk bergabung dalam satu paket berita. 

konsep multimedia memungkinkan satu berita disajikan dalam berbagai bentuk
konsep multimedia memungkinkan satu berita disajikan dalam berbagai bentuk

Konsep multimedia seakan meruntuhkan batas antara gambar yang bergerak dan tidak bergerak. Kolaborasi beberapa elemen tersebut dapat juga disebut sebagai cross media. Konsep cross media memungkinkan pembaca untuk memperoleh informasi dalam berbagai bentuk yang terintegrasi di dalam satu paket berita.

Deuze menyatakan dua macam arti jurnalisme multimedia, antara lain paket berita jurnalistik yang tersusun atas dua atau lebih media; atau berita yang terintegrasi dengan berbagai elemen lain seperti hyperlink, SMS, televisi, e-mail, radio, atau media cetak. Kegiatan jurnalistik multimedia seringkali mencakup banyak elemen, salah satunya fotografi.

Fotografi jurnalistik mulai dikenal sejak 1962, bersamaan dengan dikenalnya istilah multimedia. Beberapa karya diterbitkan dalam rentang waktu tahun 1962 sampai 1990, sehingga karya Ken Burn berjudul "The Civil War" dirilis. "The Civil War" merupakan karya fotografi pertama yang menggunakan editing software. Selain editing software, berbagai karya fotografi pada tahun 90-an juga mulai menggunakan CD-ROM sebagai alat penyimpanan.

Ken Burns - The Civil War
Ken Burns - The Civil War

Konsep photo-journalism mulai muncul pada tahun 2008, ketika kamera DSLR (Digital Single Lens Reflection) ditemukan. Kamera DSLR tidak hanya bisa mengambil foto obyek, namun juga mampu digunakan untuk merekam video. Beberapa merk kamera yang mengawali tipe kamera DSLR adalah Nikon D90 dan Canon 5D Mark II. Dengan demikian, sebuah gambar tidak lagi dipandang sebagai sesuatu yang statis, namun juga dinamis karena gambar juga bisa seakan 'hidup' sejak adanya fitur video pada kamera.

Kamera DSLR merupakan lambang perkembangan photo-journalism
Kamera DSLR merupakan lambang perkembangan photo-journalism

Kamera DSLR dan lahirnya photo-journalism membuat kegiatan jurnalistik menjadi selangkah lebih maju. Kegiatan jurnalistik berbasis multimedia menjadi semakin mudah dan praktis untuk dilakukan. Jurnalisme multimedia mengedepankan integrasi yang memungkinkan setiap elemen media untuk saling melengkapi berita. Kemajuan teknologi kamera membuat jurnalis lebih mudah dalam membuat dua konten dalam satu gawai.

Berbagai konten dalam satu gadget
Berbagai konten dalam satu gadget

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x