Mohon tunggu...
Gatot Tri
Gatot Tri Mohon Tunggu... Administrasi - Swasta

life through a lens.. Saya menulis tentang tenis, arsitektur, worklife, sosial, dll termasuk musik dan film.

Selanjutnya

Tutup

Raket Artikel Utama

Sepenggal Kabar dan Cerita dari US Open 2022

13 September 2022   20:57 Diperbarui: 15 September 2022   14:00 1073
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Petenis asal Amerika Serikat Serena Williams menangis saat hendak mengucapkan salam perpisahan kepada para penggemar. Penampilan terakhir Serena Williams tersaji dalam laga putaran ketiga US Open 2022 di Stadion Arthur Ashe, New York, Amerika Serikat, Sabtu (3/9/2022). (AFP/AL BELLO via kompas.com)

Sama dengan Ons Jabeur, Casper Ruud juga dua kali gagal di babak final turnamen grand slam sepanjang tahun 2022 ini. Selain gagal juara di US Open 2022, sebelumnya ia juga gagal di French Open 2022 awal Juni lalu dimana ia kalah dari Rafael Nadal dari Spanyol.

Sudah pasti ia merasa kecewa tapi ia juga merasa bahagia (dengan pencapaiannya) dan bangga menjadi petenis nomor 2 dunia. Ia juga mengatakan akan mengejar gelar juara (grand slam) meskipun mungkin bakal tidak mudah. (sumber: Trend Detail News).

Bisa jadi Ruud merasa kelelahan sehingga kurang bisa bermain maksimal di babak final. Ketika menghadapi Karen Khachanov dari Rusia di babak semifinal, Ruud perlu waktu selama 3 jam 21 menit untuk memenangkan pertandingan tersebut.

Contoh, dalam pertandingan antara Ruud versus Khachanov terjadi reli panjang yang merupakan rekor reli panjang terlama di US Open 2022 dengan 56 pukulan! Itu terjadi di sesi tie break set pertama ketika Ruud  untuk sementara unggul 6-5.


Ruud cuma perlu satu angka lagi untuk memenangkan set pertama. Tetapi Khachanov juga berhasrat untuk merebut angka agar bisa membuka peluang memenangkan set pertama. Pada akhirnya Ruud yang menuai angka dari reli panjang itu setelah pukulan Khachanov menyangkut di net.

Wah reli panjang  seperti itu pasti sangat sangat melelahkan. Ketika saya bermain gim SEGA Virtua Tennis Challenge di gawai saya, reli-reli panjang semacam itu bisa membuat jari dan jempol tangan kaku, lho. Padahal cuma bermain sambil duduk atau rebahan, apalagi Ruud yang bermain di lapangan.

Tetapi bila dibandingkan dengan Alcaraz, bukankah lawannya di babak final itu jauh lebih lelah setelah melalui babak perempat final dan semifinal yang panjang dan kejam? Tetapi overall, tenis adalah salah satu olahraga yang sangat melelahkan yang menguras fisik, stamina dan tentu saja mental.

Ketika berjumpa dengan lawan di sebuah pertandingan, keinginan lawan juga sama yaitu memenangkan pertandingan. Pemenang pertandingan adalah siapa yang lebih siap fisik dan mental, lebih ulet serta lebih lincah dan taktis.

Alex Eala, petenis Filipina pertama yang juara di grand slam

Sementara itu, petenis remaja Filipina, Alexandra Maniego Eala atau lebih dikenal dengan Alex Eala, tampil sebagai juara tunggal putri yunior US Open 2022. 

Dalam babak final yang digelar di Lapangan 11 USTA, unggulan ke-10 itu menang atas unggulan ke-2 Lucie Havlickova dari Ceko dengan straight set 6-2, 6-4.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
  6. 6
  7. 7
Mohon tunggu...

Lihat Konten Raket Selengkapnya
Lihat Raket Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun