Mohon tunggu...
Gatot Tri
Gatot Tri Mohon Tunggu... Administrasi - Swasta

life through a lens.. Saya menulis tentang tenis, arsitektur, worklife, sosial, dll termasuk musik dan film.

Selanjutnya

Tutup

Music Artikel Utama

"Terraformer" dari Thank You Scientist, Album Musik Keren Bertema Sci-Fi

22 Juli 2019   13:02 Diperbarui: 24 Juli 2019   10:10 192
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Para personil Thank You Scientist (sumber: MetalZone.fr)

Beberapa saat setelah verse pertama habis, lagu berubah secara smooth dengan synth yang lebih tebal, yang menguat hingga menjelang penghujung lagu.

Lagu ini sepertinya menceritakan tentang kedatangan jatuhnya suatu wahana antariksa dari Bumi atau mungkin kendaraan alien yang datang dari ruang angkasa yang porak poranda di Bumi. Lagu ini mungkin mengacu pada insiden Roswell di tahun 1947 atau mungkin menggambarkan insiden jatuhnya satelit yang jatuh ke Bumi.

Track "Everyday Ghost" punya intro yang menarik, jazzy banget! Diawali dengan permainan gitar yang disambut dengan instrumen tiup yang berpadu cantik dengan gebukan drum dan simbal sepanjang hampir dua menit yang segera disambut dengan vokal Morrano yang kadang dibalut dengan efek yang cantik.

Nuansa jazz fusion menetap di sepanjang lagu. Track dengan durasi paling lama ini punya komposisi musik yang lumayan kompleks tetapi terdengar enak untuk dinikmati. Menjelang menit ketujuh, simak permainan gitar solo Monda yang tampil penuh energi selama kira-kira dua menit.

Mendengarkan track berikutnya, "Chromology", rasanya bagai berada di alam mimpi. Dalam track instrumental ini, elemen synth membuka lagu dengan iringan instrumen tiup yang di suatu bagian muncul bersahut-sahutan dengan gitar.

Secara teknis lagu dengan melodi jazz fusion yang kuat ini ini juga terbilang kompleks, bahkan lebih rumit daripada track sebelumnya. Banyak permainan solo yang tersebar di sejumlah bagian lagu berdurasi sembilan setengah menit ini. Misalnya, permainan biola Karas yang memukau menjelang menit ketujuh.

Bisa dibilang track ini adalah ajang unjuk gigi Gullace dan Greenfield plus Fadem, para anggota baru, untuk menunjukkan kemampuan musikalitas mereka. Nampaknya mereka berhasil. Dua jempol buat mereka. Perfect!

Berikutnya adalah track kedelapan yang berjudul "Geronimo". Track ini dibuka dengan petikan gitar yang disusul vokal dengan tempo lambat, yang perlahan berubah tempo. Bila menyimak lirik lagunya, sepertinya lagu ini terinspirasi dengan Geronimo Viilanueva, astronom AS yang mengidentifikasi adanya samudera di permukaan planet Mars di masa lalu termasuk meneliti kemungkinan adanya organisme di Planet Merah itu.

Track kesembilan adalah "Life of Vermin" . Elemen synth, trumpet, dan drum di bagian awal lagu segera mengantarkan kita ke penampilan rock progresif yang kuat dan menggetarkan gendang telinga. Lagu ini didominasi gebukan drum kuat dari Fadem yang selain kuat juga bertempo cepat. Ada sejumlah permainan solo baik trumpet, gitar dan synth. Salah satu track yang juga menarik untuk disimak.

Lagu kesepuluh adalah sebuah interlude tanpa vokal berjudul Shatner's Lament. Lagu singkat ini dibuka dengan saksofon yang mengalun super lambat, yang berpadu dengan trumpet, drum dan simbal ala smooth jazz serta bass bertempo lambat.

Judul lagu ini dalam bahasa Indonesia artinya Ratapan Shatner. Mungkin mengacu pada William Shatner, aktor Kanada yang memerankan Kapten Kirk di serial Star Trek di tahun 1960an. Ia terbilang sukses memerankan karakter Kirk. Serial itu dikenal di seluruh dunia.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
  6. 6
Mohon tunggu...

Lihat Konten Music Selengkapnya
Lihat Music Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun