Mohon tunggu...
Gapey Sandy
Gapey Sandy Mohon Tunggu... Penulis - Kompasianer

Peraih BEST IN CITIZEN JOURNALISM 2015 AWARD dari KOMPASIANA ** Penggemar Nasi Pecel ** BLOG: gapeysandy.wordpress.com ** EMAIL: gapeysandy@gmail.com ** TWITTER: @Gaper_Fadli ** IG: r_fadli

Selanjutnya

Tutup

Politik Pilihan

Hanum Rais, Tirulah Nurul Izzah Anwar

29 Oktober 2018   20:35 Diperbarui: 29 Oktober 2018   20:55 1332
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Nurul Izzah Anwar, putri Anwar Ibrahim. Ia dijuluki Putri Reformasi. (Foto: antaranews.com)

Hanum namanya. Bukan harum. Kalau harum, itu wangi yang semerbak, sehingga banyak orang suka. Lha, kalau Hanum? Setidaknya sudah dua komunitas yang melaporkan Hanum ke induk organisasi profesinya.

Adalah DPN Syarikat 98 bersama Advokat Indonesia Maju yang melaporkan Hanum Salsabiela Rais - putri kandung politisi gaek PAN Amien Rais itu - ke Pengurus Besar Persatuan Dokter Gigi (PB PDGI). Alasannya, Hanum diduga melanggar kode etik kedokteran terkait kebohongan (hoax) Ratna Sarumpaet, mantan anggota tim kampanye pasangan "Prabowo-Sandi".

Kasusnya, kita sudah tahu. Berawal dari Ratna mukanya bengap. Awalnya, ia mengaku jadi korban kekerasan sejumlah lelaki di Bandara Husein Sastranegara, Bandung, Jawa Barat, pada 21 September 2018. Oleh orang-orang dari kubu Capres-Cawapres nomor urut 02, tindakan kekerasan yang dialami Ratna, kemudian jadi gorengan politik. Seru! Mulai dari konferensi pers, sampai komentar dan pernyataan mereka juga meramaikan ranah media sosial. Semua muak, mengutuk dan membenci perlakuan kekerasan yang dialami Ratna.

Polisi pun melakukan penyelidikan. Terungkap, apa yang disampaikan Ratna kurang terbukti. Belakangan, Ratna ngaku ia berbohong. "Jungkir balik"-lah orang-orang dari kubu Prabowo-Sandi. Mulai dari mengaku sebagai korban kebohongan Ratna, menyampaikan permohonan maaf, sampai kepada bersih-bersih akun media sosialnya. Ratna sendiri? Diberhentikan sebagai anggota tim kampanye "Prabowo-Sandi". Ibunda artis cantik Atiqah Hasiholan ini juga terpaksa "mondok" di tahanan Polda Metro Jaya.

Dalam jumpa pers pengakuan atas kebohongannya, Ratna juga mengaku, dirinya merupakan pencipta hoax terbaik di negeri ini. Luar biasa!

Serunya, sebelum Ratna ngaku bohong, Hanum sempat mengunggah video blogging melalui akun twitter @HanumRais. Di vlog -- yang kemudian dihapus Hanum sesudah Ratna ngaku bikin hoax - itu, putri kandung Amien Rais ini tampak memeluk Ratna, berusaha membesarkan hati Ratna, dan sambil menahan isak tangis, Hanum yang iba dengan  kondisi wajah bengap Ratna berujar sanjung-puji buat Ratna.

Begini, kata Hanum:

"Saat ini saya bersama Bunda Ratna Sarumpaet. Saya bisa merasakan ... beliau buat saya adalah Cut Nyak Dien masa kini. Kartini masa kini adalah Bunda Ratna Sarumpaet, dan Bunda Neno Warisman. Mudah-mudahan mengilhami ribuan Neno Warisman dan juga Ratna Sarumpaet di Indonesia. Salah satunya mudah-mudahan saya juga menjadi bagian dari perjuangan Ibu, ya Bu."

Ketika sesudah itu Ratna ngaku berbohong soal wajahnya yang bengap, Kamis, 3 Oktober 2018, Hanum minta maaf karena sudah ikut menyebarkan kebohongan Ratna. Di twitter-nya, Hanum menulis:

"Memohon maaf adalah ajaran besar dalam Islam ketika kita berbuat keliru. Saya secara pribadi mohon maaf atas kecerobohan dalam mengunggah berita meski telah bertabayyun pada ibu Ratna S langsung, hingga pada akhirnya yang bersangkutan telah mengaku berbohong. #KebohonganRatna" 

Cuitan Hanum lainnya, justru berhubungan dengan profesinya sebagai Dokter. Hanum memang "cuma" Dokter Gigi, tapi ia lantang menulis:

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Mohon tunggu...

Lihat Konten Politik Selengkapnya
Lihat Politik Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun