Mohon tunggu...
Muhamad Jalil
Muhamad Jalil Mohon Tunggu... Orang pinggiran

Write what you do

Selanjutnya

Tutup

Kesehatan Pilihan

Sehat dengan Ramuan Jamu Cik Cun Asli Pasar Projo Ambarawa

20 Agustus 2019   10:48 Diperbarui: 20 Agustus 2019   10:56 72 0 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Sehat dengan Ramuan Jamu Cik Cun Asli Pasar Projo Ambarawa
Kios Jamu Cik Cun di Pasar Projo Ambarawa/dokpri

Menjual jamu adalah menawarkan pola hidup sehat. Begitulah yang dilakukan oleh CikCun penjual Jamu di Pasar Projo Ambarawa. Senang sekali bisa berjumpa dengan cik cun di sela-sela kunjungan saya ke PT Sido Muncul di Bergas Kabupaten Semarang (19/08).

Pasar Projo Ambarawa berlokasi sangat strategis di pusat Kota Ambarawa. Di sana saya temui beberapa penjual yang menjajakan jamu dan rimpang atau induk empon-emponan. Penjual rimpang dan jamu berada di lantai dua. Bersebelahan dengan penjual kuliner. Setelah berkeliling seperlunya, saya jatuhkan pilihan ke Toko Jamu Cik Cun. Alasanya karena pilihan rimpang-rimpangnya sangat banyak dan komplit.

Bahan-bahan yang didapat merupakan produk asli petani Ambarawa yang berada di daerah pegunungan seperti desa Pasekan. Bahkan kota Ambarawa dikenal sebagai pemasok bahan baku jamu ke Pasar Semarang bawah.

Cik Cun mengaku sudah lama menjual jamu dan bahan baku penjual jamu. Perempuan yang sekilas keturunan Chinese ini mengaku sudah berusia 74 tahun.

Waw keren. Dengan seusia itu, dia masih tetap bugar. Saya menduga dia pasti sering konsumsi Jamu-Jamu alami. Ternyata ia benar-benar rutin mengkonsumsi jamu setelah saya mengajaknya berdialog. "Tanaman jamu merupakan ajaib namun nyata" ungkap Cik Cun. Jamu bisa menyembuhkan berbagai macam keluhan dan penyakit pada manusia.

Cik Cun menjual dan melayani para penjual jamu gendongan dan menyediakan bahan baku jamu. Rempah-rempah alami semua tersedia disini dari kecubung, pala, kapulaga, kayu manis, kayu wangi, kluwak, dan bengle. Serta rempah lain yang tak bisa saya sebut satu persatu.

Rempah-rempah sebagai bahan pokok pembuatan jamu/dokpri
Rempah-rempah sebagai bahan pokok pembuatan jamu/dokpri
Pilihan temu-temuannya juga lumayan lengkap. Saya beli beberapa temu-temuan seperti temu lawak, temu kunir, temu mangga, temu Ireng, dan temu giring. Jenis empon-emponan lain turut dijual seperti lempuyang emprit, jahe merah, kencur, dan lengkuas.

Pelayanannya juga sangat prima. Saya dijelaskan beberapa manfaat dari temu lawak. Temu lawak menurut pandangan Cik Cun dapat dipakai untuk memperlancar peredaran darah. Temu giring dipakai untuk kecantikan . Semua dijelaskan secara lengkap. Dia seolah paham semua tentang bahan alam khususnya bahan baku pembuatan jamu.

Harga yang ditawarkan juga relatif murah. Rimpang temulawak, ia jual dengan harga 5000 perkilogram. Dia menilai dengan menjual bahan baku Jamu sama saja menghidupkan ekonomi rakyat pedesaan. "Rimpang-rimpang ini diambil dari petani di pegunungan Ungaran" tandasnya.

Cik Cun juga mau mencatatkan nama-nama dan manfaat dari induk empon-emponan yang saya beli. Ia masukkan catatan kertas kecil itu ke dalam plastik beserta induk rimpang. Tidak menyesal saya beli di tempatnya selain ramah juga mau berbagi ilmu tentang jamu-jamuan.

Sayang sekali waktu yang memisahkan saya dengan Cik Cun. Dan ia pun tidak memiliki handphone yang bisa dihubungi. Mungkin ini pertanda saya harus singgah lagi di Kota Ambarawa ini. Kota yang identik dengan semangat Palagan Ambarawa. Di balik itu ternyata menyimpan plasma Nutfah tanaman jamu yang luar biasa. Terimakasih Cik Cun.

Yogyakarta, 20 Agustus 2019

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x