Mohon tunggu...
Gaganawati Stegmann
Gaganawati Stegmann Mohon Tunggu... Segera Terbit: “Banyak Cara Menuju Jerman”

Ibu RT@Germany, a teacher@VHS, a dancer@www.youtube.com/user/Gaganawati1/videos, an author of "Exploring Germany", "Exploring Hungary"&"Unbelievable Germany", a Tripadvisor level 6, penerima 2 award dari dubes LBBP RI (Hongaria), Y.M. Wening Esthyprobo Fatandari,M.A tahun 2017, nominator Best in Citizen Journalism Kompasianival 2013, nominator Best in Citizen Journalism Kompasianival 2014, nominator Kompasianer of the year Kompasianival 2014.

Selanjutnya

Tutup

Media Artikel Utama

Kekuatan Radio Indonesia dalam Program "Julia Leischik" dari Jerman

10 Juli 2019   15:03 Diperbarui: 13 Juli 2019   01:12 0 11 6 Mohon Tunggu...
Kekuatan Radio Indonesia dalam Program "Julia Leischik" dari Jerman
(thinkstockphotos.com)

"Buk, jangan lupa, besok ada acara bagus, harus nonton," suami saya sudah kasih info kalau besok ada acara Julia Leischik dari Jerman

Presenter berambut pirang itu kondang dengan pencarian orang seperti "Vermisst" (kehilangan) di channel RTL atau mendamaikan orang "Verzeih mir" (maafkan aku). Belakangan, ia ke Sat1 dengan program "Julia Leischik sucht: Bitte melde dich" (Julia Leischik dalam proses pencarian orang: tolong bantu)

 "Tele5?" Nama salah satu channel TV favorit saya, saya sebut. Itu TV yang suka memutar film-film menegangkan. Hidup serasa lebih gubrak.

"Yah, kalau yang itu horror, nggak mau. Maksudku Sat1. TV Jerman mau ke Indonesia, Buk, cari orang."

Namanya juga pernah tinggal di Indonesia dan istrinya juga orang Indonesia, suami saya paling antusias banget kalau ada sesuatu yang berhubungan dengan negara kepulauan ini.

Bungkussssss.

***

Pada hari H, kami benar-benar menonton. Kami duduk bak keluarga Simpson. Semua dalam satu sofa, nempel satu sama lain. Layar kaca mulai bergerak-gerak. Gambar-gambar berwarna-warni berseliweran memanjakan mata-mata coklat kami.

Adalah Bianca, perempuan separoh Indonesia-separoh Jerman itu ingat sekali masa kecilnya tahun 1990. Waktu itu, ia dibawa ibunya, Nancy dan pacar baru sang ibu, dari Jerman melarikan diri ke Florida, Amerika. 

Setelah dewasa, perempuan 29 tahun itu merasa ada yang hilang dari hidupnya. Benda berupa Teddy Bear yang masih ada di tangannya adalah kenang-kenangan sang ayah. Sosok bapak kandung yang entah ada di mana.

Tante Michaela dari Berlin, saudara perempuan ibu Bianca, mencoba menghubungi sang moderator acara cari orang itu di Cologne. Menurutnya, Bianca pantas bertemu dengan ayahnya, Iwan Aries dan merasakan keindahan keluarga. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3